MANAGED BY:
MINGGU
17 NOVEMBER
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN
Jumat, 04 September 2015 20:49
Warga Pertanyakan Silpa

Reses Anggota Komisi II Sudiyo

HMS SERAP ASPIRASI: Anggota Komisi II Sudiyo berdialog dengan warga Kelurahan Berebas Tengah saat menggelar reses belum lama ini.

PROKAL.CO, style="text-align: justify;">BONTANG – Sisa lebih penggunaan anggaran (Silpa) Pemkot Bontang di APBD 2014 menjadi salah satu persoalan yang hangat diperbincangkan masyarakat. Persoalan itu juga sempat menjadi pertanyaan salah seorang warga pada saat Anggota DPRD Bontang dari Fraksi Hanura Perjuangan Sudiyo menggelar reses di Kelurahan Berebas Tengah belum lama ini.

Sudiyo mengatakan masyarakat setempat sempat menanyakan soal besarnya Silpa Bontang di 2014 lalu. Pada kesempatan itu dia juga memberikan penjelasan terhadap masyarakat mengenai Silpa. Dia membenarkan bahwa angka Silpa di APBD 2014 memang cukup besar, yakni mencapai Rp 345 miliar. Kendati demikian, dia menjelaskan bahwa Silpa tak selamanya buruk. Ada juga yang positif, misalnya karena efesiensi anggaran. Dari catatan Pansus P2APBD tahun anggaran 2014 berdasarkan laporan hasil pemeriksaan (LHP) Badan Pengawas Keuangan (BPK) RI, Silpa di Bontang memang Silpa negatif lebih tinggi sebesar 45 persen dan sisanya masuk dalam kategori Silpa negatif atau silpa yang disebabkan program yang tidak berjalan.  

“Kami dari DPRD terus mendorong agar Silpa negatif bisa terus ditekan. Salah satu cara untuk mewujudkan itu, Pemkot harus membenahi sistem perencanaan,” jelas Sudiyo ditemui di gedung DPRD.

Selain itu, yang diinginkan oleh warga setempat adalah tersedianya hydrant untuk mencegah bencana kebakaran. Soal ini, dia mengatakan bisa saja diusulkan untuk perencanaan, namun yang lebih penting adalah ketersediaan air untuk hydrant tersebut.

“Usulan warga itu sangat bagus, namun saat ini Pemkot sedang berupaya memenuhi kebutuhan air bersih untuk rumah tangga lebih dulu. Setalah ini terpenuhi baru untuk hydrant,” katanya.

Usulan lain, sambungnya, adalah terkait dengan penambahan armada pengangkut sampah. Warga setempat mengatakan saat ini pengangkutan sampah di wilayah tersebut hanya diangkut setiap 1 kali dalam dua hari.

“Usulan-usulan dari warga ini akan kami masukkan ke dalam pokok-pokok pikiran DPRD dan dibahas bersama Pemkot Bontang,” pungkasnya. (hd/adv)


BACA JUGA

Jumat, 04 September 2015 20:50

MAN Bontang Gelar Workshop Pendampingan Sekolah Adiwiyata

<p style="text-align: justify;"><strong>BONTANG</strong> - Dalam rangka…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*