MANAGED BY:
SENIN
18 NOVEMBER
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

BONTANG

Jumat, 04 September 2015 20:53
2019, Bontang Harus 100 Persen Sanitasi Layak

Masuk Program Unniversal Acces, Harapkan Peningkatan Kesehatan Kota

Ilustrasi.

PROKAL.CO, style="text-align: justify;">BONTANG - Tahun 2019, seluruh wilayah di Indonesia harus mencapai 100 persen dalam hal Sanitasi layak. Untuk itu, Program Unniversal Acces dibuat dalam rangka meningkatkan kesehatan kota. Saat ini, program tersebut masih dalam tahapan pengkajian. Dengan melakukan pendataan disetiap kelurahan agar dapat berlanjut ke tingkat kota.

"Penilaian perkelurahan menilai soal perilaku hidup masyarakat dalam hal sanitasi, sebab, sanitasi yang buruk dapat mengakibatkan berbagai penyakit, salah satunya diare dan tipus, untuk diare sendiri, merupakan penyakit mematikan dikalangan bayi akibat adanya bakteri e-coli, dan parahnya, berdasarkan hasil penelitian, seluruh sumur air di Bontang sudah terkontaminasi bakteri e-coli," Jelas Sabransyah, Kabid Kebersihan, Dinas Kebersihan dan Pertaman (DKP) Bontang didampingi Yuliza, Fasilitator kota tentang Program Percepatan Pembangunan Sanitasi Permukiman, saat ditemui, Kamis (3/9) kemarin.

Dipaparkan mereka, tahap kajian yang saat ini sedang berlangsung meliputi 6 kajian. Diantaranya kajian ehra yang merupakan kajian resiko kesehatan lingkungan, kajian keuangan, kajian kelembagaan, kajian peran serta masyarakat serta kajian komunikasi dan media.

Nama Program Unniversal Acces adalah 100 persen akses sanitasi yang layak bagi masyarakat. Maka ditargetkan 2019 seluruh wilayah sudah mendapatkan 100 persen akses sanitasi layak. Dengan mengatur limbah Buang Air Besar Sembarangan (BABS) dari pipa ke Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL). Jika tingkat kota harus sudah 100 persen sanitasi layak. Berbeda dengan desa yang hanya dapat mencapai 85 persen sanitasi layak, 15 persen individu yang masih BABS.

"Untuk pembangunan IPAL kami targetkan diwilayah permukiman kumuh yakni sekitar pesisir laut," ujar Sabransyah diamini Yulizar.

Saat ini, lebih jauh dia menjelaskan, jika banyak warga yang menganggap septictank yang tidak kedap air merupakan yang baik. Padahal septictank yang standart adalah yang kedap air karena akan disedot secara berkala yakni jangka waktu 2-3 tahun.

Sementara septictank yang tidak kedap air mampu bertahan selama 10 tahun tanpa disedot. Tanpa disadari, 10 tahun tidak disedot akan membuat bakteri e-coli menyatu dengan tanah, sehingga dapat mengontaminasi sumber air tanah yakni sumur.

Dan diare adalah salah satu Kejadian Luar Biasa (KLB) karena merupakan penyakit mematikan untuk para bayi. "Hal tersebut akibat sanitasi buruk sehingga menyebabkan diare, untuk itu kami imbau kepada masyarakat jika ingin membangun septictank harus yang standart, yakni septictank kedap air," pungkasnya. (*/mga)


BACA JUGA

Selasa, 17 September 2019 14:43

Usulan Pekerjaan Fisik Sudah Rampung

BONTANG –Warga RT 18 Kelurahan Bontang Baru, Kecamatan Bontang Utara,…

Senin, 16 September 2019 14:59

Empat Kampung Belum Teraliri Listrik, Dewan Bakal Panggil PLN

Empat kampung di Bontang yang belum tersentuh listrik PLN, dianggap…

Sabtu, 14 September 2019 08:32

Satpol PP Loyo Tertibkan THM, Ini Kata Wakil Wali Kota

BONTANG – Belum adanya tindakan yang dilakukan Satuan Polisi Pamong…

Sabtu, 14 September 2019 08:31

Kebakaran Lahan Picu Kualitas Udara Buruk

BONTANG - Polusi udara kembali terjadi di Kota Taman. Berdasarkan…

Sabtu, 14 September 2019 08:29

Sehari Curi Tiga Motor, Gilanya Satu Motor Ternyata Milik Istri Sendiri

BONTANG - Setelah melakukan aksi pencurian dan kekerasan (curas), pencurian…

Sabtu, 14 September 2019 08:28

Tekan Angka DBD, Fogging Massal Dijadwalkan

Kasus penderita Demam Berdarah Dengue (DBD) pada tahun ini mengalami…

Sabtu, 14 September 2019 08:28

Toko Swalayan Berizin Masih Minim

BONTANG – Jumlah toko swalayan di Bontang menjamur. Berdasarkan data…

Jumat, 13 September 2019 10:34

LEMAHHH..!! Dua Bulan Dibentuk, Tim Penertiban THM Belum Ada Hasil

BONTANG –  Pembentukan Tim Penertiban Tempat Hiburan Malam (THM) sudah…

Jumat, 13 September 2019 10:31

Permasalahan Listrik PLN di Bontang Tak Kunjung Rampung

BONTANG -Pergantian wali kota Bontang hampir memasuki 4 periode. Namun…

Jumat, 13 September 2019 10:30

Urai Banjir, Wacanakan Pembangunan Lima Polder

BONTANG – Penanganan banjir menjadi fokus perhatian Pemkot Bontang. Pada…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*