MANAGED BY:
MINGGU
17 NOVEMBER
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN
Selasa, 08 September 2015 21:10
Progres Pembangunan Sport Center Dinilai Lamban

Pesimistis Selesai Sesuai Jadwal

HERDI JAFFAR/BONTANG POST TINJAU: Komisi III DPRD Bontang saat menggelar sidak ke Sport Center, Senin (7/9) kemarin.

PROKAL.CO, style="text-align: justify;">

BONTANG – Progres pembangunan Sport Center di Kelurahan Lhoktuan dinilai berjalan sangat lamban. Dengan sisa waktu pengerjaan sekira 4 bulan lagi, progres pembangunan baru mencapai 62 persen saja.

Hal ini terungkap saat Komisi III menggelar sidak ke lokasi pembangunan, Senin (7/9) kemarin. Sidak tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Komisi Rustam dan jajaran komisi diantaranya, Abdul Kadir Tappa, Ridwan K, dan M Dahnial.
Rustam menilai pekerjaan gedung sarana olah raga itu memang terkesan lambat. Namun ia  berharap masih bisa diselesaikan tepat waktu.

“ Kalau dilihat dari progres ini seharusnya sudah sekira 82 persen.  Belum lagi pengerjaan finishing yang biasanya membutuhkan waktu cukup panjang, ini memang terkesan lambat,”kata Rustam.

Sementara itu menurut Dahnial, kontraktor proyek sarana gedung olah raga itu terkesan tidak siap untuk melakukan pekerjaan. Alasannya, para karyawan atau pekerja sering bergonta-ganti.

“Ini menandakan pihak kontraktor hanya mengandalkan dana dari pemerintah. Artinya, pihak kontraktor kekurangan finansial Dahnial,” tafsir Dahnial.

Menurut Dahnial seharusnya jumlah pekerja  ditambah, hal ini untuk mengejar ketertinggalan progres pembangunan.
“Tapi pada kenyataaanya, karyawannya saja tidak ditambah. Padahal dari 62 persen itu seharusnya pihak kontraktor  menyelesaikan 38 persen lagi,”

Mellihat kondisi ini dia mengingatkan kepada kontraktor untuk segera melakukan evaluasi. Agar tidak terkena sanksi apabila terlambat menyelesaikan pembangunan.

“Pemkot harus Blacklist perusahaannya supaya ada efek jera. Meski begitu saya berharap bisa selesai tepat waktu,”kata Dahnial.  
Sementara itu, saat melihat progres pembangunan, Kadir Tappa, pesimistis proyek tersebut dapat selesai tepat waktu, karena melihat progres pekerjaan hanya empat bulan kedepan.

“Kalaupun Malaikat dari langit turun juga tidak akan selesai tepat waktunya. Saat ini baru 62 persen, belum lagi tahapan finishing,” tegas Kadir Tappa.

Ditempat sama Ridwan menyoroti soal struktur bangunan. Dari pengamatannya, ada beberapa hal yang tidak dilakukan kontraktor sesuai dengan standar.

“Misalnya pada tahapan pengecetan, kami melihat tidak sesuai standar. Itu tidak boleh, harus diperbaiki,” ujarnya.
Sementara itu, Sandi Kepala Pengawas lapangan saat dimintai keterangannya menganggap pekerjaan proyek tersebut   sudah berjalan sesuai target 62 persen. Disinggung apa penyebab gedung sarana olah raga terkesan terlambat, Sandi mengakui sedari awal pekerjaan menghambat adalah faktor cuaca.

“Kita optimis proyek ini kita percepat, dan dalam dua hari kedepan ada penambahan tenaga kerja dari jawa karena memang kita kekurangan tenaga,”katanya. 

Ia mengaku pekerjaan proyek tersebut sudah maksimal dijalankan termasuk melakukan lebur hingga dini hari supaya proyek tersebut selesai tepat waktu. (hd/adv)


BACA JUGA

Jumat, 04 September 2015 20:50

MAN Bontang Gelar Workshop Pendampingan Sekolah Adiwiyata

<p style="text-align: justify;"><strong>BONTANG</strong> - Dalam rangka…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*