MANAGED BY:
MINGGU
17 NOVEMBER
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

SANGATTA POST

Selasa, 24 Juli 2018 00:01
Perjalanan Meiti Wujudkan Mimpi Jadi Paskibraka di Istana Negara

Wujudkan Cita-Cita Kakak yang Tertunda

MENUJU NASIONAL: Meiti Adella Panggabean, Paskibraka Kutim yang mewakili Kaltim di Jakarta saat akan dilepas oleh Bupati di Ruang Meranti, Senin (23/7).(LELA RATU SIMI/SANGATTA POST)

PROKAL.CO, Menjadi seorang Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) merupakan cita-cita Meiti Adella Panggabean sejak duduk di bangku SMP. Tak sekadar berandai-andai, seluruh upaya dilakukan gadis berusia 16 tahun itu agar menjadi nyata. Sehingga terwujudlah mimpi Meiti bisa mewakili Kaltim di Istana Negara 17 Agustus 2018 mendatang.

-------LELA RATU SIMI, Sangatta-----

Perjuangan siswi SMAN 2 Sangatta Utara ini merupakan upaya mewujudkan harapan kakaknya yang sempat tertunda. Anak kedua dari tiga bersaudara tersebut merupakan puteri dari pasangan Hardjo Panggabean dan Lenni Manullang.

Baginya hal ini merupakan kebanggaan tersendiri untuk orang sekitarnya. Putri kelahiran Sangatta, 12 Mei 2002 itu akhirnya bisa lolos jadi Paskibraka di Istana Negara. Mendapat kesempatan emas, dirinya mengaku giat berlatih dalam menyiapkan mental dan fisiknya.

"Sebenarnya saya sangat hobi membaca buku. Tapi karena ada kesempatan ini, saya terus berolahraga setiap sore," terangnya saat diwawancara di kantor bupati, Senin (23/7).

Meiti menceritakan kendala yang dihadapinya saat akan melakukan pendaftaran ulang. Sempat was-was dan terancam tidak dapat melanjutkan prestasi, ia terus berdoa pada Tuhan agar dapat terlepas dari segala kesulitan yang dihadapinya.

"Normalnya perjalanan Sangatta ke Samarinda hanya empat jam, tapi kami sempat terjebak banjir, terus mobil dua kali mogok, jadi total perjalanan kami sampai di kantor Dispora Provinsi Kaltim memakan waktu delapan jam. Padahal jadwal cek in terakhir pukul lima sore, tapi kami baru sampai pukul tujuh malam. Untung saja pendamping kami terus berkoordinasi dengan provinsi, syukur saja kami masih diterima," paparnya saat sebelum dilepas oleh pemkab.

Beralamat di Gang Awanglong nomor 7 RT 14, Pongtiku Sangatta Utara, Meiti yang menetap bersama orangtuanya, membuat ayah yang bekerja sebagai karyawan swasta dan ibu selaku IRT sangat bersyukur dan bangga.

"Orangtua saya sangat bersyukur sekali, saya juga merasakan bahagia yang luar biasa. Sempat merasa tidak percaya bisa mewakili Kaltim ke ajang nasional. Awalnya saya hanya mengikuti seleksi di sekolah, kemudian di kabupaten dan lolos di provinsi untuk berlaga di Jakarta," terangnya.

Dengan tekad yang kuat serta sikap optimistis, ia yakin bisa mencapai harapannya. Menargetkan menjadi pemegang baki, ia berupaya akan mengerahkan segala kebisaannya saat karantina nanti.

"Tanggal 25 Juli 2018 pagi saya berangkat ke Samarinda, terus lanjut ke Jakarta untuk registrasi. Saya minta doa pada seluruh masyarakat agar dapat mengharumkan nama daerah," paparnya. (*/la)


BACA JUGA

Kamis, 03 September 2015 01:35

Tuntaskan Kemiskinan Lewat Pemberdayaan Potensi

<p style="text-align: justify;"><strong>&nbsp;</strong></p> <p…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*