MANAGED BY:
SELASA
20 AGUSTUS
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

SANGATTA POST

Sabtu, 03 November 2018 18:47
Pemilu 2019
Dilarang Kampanye Saat Reses

Bawaslu Selalu Mengawasi, Bisa Dipenjara 3 Tahun

Ilustrasi(Net)

PROKAL.CO, SANGATTA – Sejak masa sidang ditutup, anggota DPRD memasuki masa reses. Selama masa reses, hampir semua anggota dewan turun ke daerah pemilihan untuk menyerap aspirasi rakyat. Bagaimana aturannya kalau kegiatan reses ini dimanfaatkan oleh para anggota dewan yang menjadi calon legislatif (Caleg) untuk Kampanye?

Koordinator Divisi Pengawasan, Hubungan Masyarakat, dan Hubungan antar Lembaga Bawaslu Kutim, Muhammad Idris menegaskan, anggota dewan yang juga merupakan peserta pemilu legislatif, tidak boleh melakukan kampanye pada masa reses. Dirinya pun berharap agar seluruh anggota dewan bisa taat dalam aturan yang ada.

“Sebab tentu hal ini bertentangan dengan pasal 283 ayat (1) dan ayat (2) jo pasal 304 ayat (1) dan ayat (2) Undang Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum,” jelas Idris.

Sanksi administrasi berupa penghentian atau pembubaran kegiatan jika terbukti melakukan kempanye juga menunggu, ditambah sanksi pidana yang diatur pada Pasal 574 Undang-Undang Nomor 7 tahun 2018 tentang Pemilihan Umum dengan ancaman paling lama tiga tahun dan denda paling banyak Rp 36 juta.

“Kami akan melakukan pengawasan secara ketat. Kami ada sampai tingkatan desa atau kelurahan. Jadi, gunakan reses sesuai peruntukannya, dan berkampanyelah sesuai dengan prosedur yang diperbolehkan.  Jika anggota DPRD memperkenalkan dirinya sebagai calon legislatif (caleg) di daerah tertentu. Ada ajakan untuk memilihnya nanti, tentu ini sudah kampanye," tandasnya.

Terlebih jika ada penyampaian visi, misi maupun program yang terkait dengan pencalonanya sebagai calon anggota DPRD Kutim pada daerah pemilihan tertentu.

"Apalagi membawa baliho, spanduk, umbul-umbul yang mencitrakan dirinya sebagai calon anggota pada daerah pemilihan tertentu, tentu sudah mengandung unsur citra diri yang merupakan salah satu unsur kampanye pemilu," jelasnya. (*/la)


BACA JUGA

Senin, 18 Februari 2019 11:46

Kapal Penyeberangan Belum Gunakan Pelampung

SANGATTA–Sejumlah kawasan di Kutai Timur (Kutim) belum memiliki infrastruktur komplet.…

Sabtu, 29 Desember 2018 18:43

WARNING..!! Nelayan Dilarang Melaut, Ini Sebabnya..

SANGATTA - Wakil Bupati Kutim, Kasmidi Bulang meminta pada masyarakat…

Sabtu, 29 Desember 2018 18:42

Kadarkum di Kutim Masih Minim

SANGATTA - Masih minimnya praktik keluarga sadar hukum (Kadarkum), merupakan…

Sabtu, 29 Desember 2018 18:42

Melanggar Aturan, APK Disapu Bersih

SANGATTA - Alat peraga kampanye (APK) para calon legislatif yang…

Kamis, 27 Desember 2018 19:15

Gelar Perekaman KTP-El Massal

SANGATTA- Kementerian Dalam Negeri menyampaikan jajaran Dinas Kependudukan dan Catatan…

Minggu, 23 Desember 2018 17:25

AWAS!!! Pembalap Liar Terancam Penjara

SANGATTA-  Bagi Anda yang suka kebut-kebutan dan balap liar bersiap-siaplah…

Minggu, 23 Desember 2018 17:23

Harga Kebutuhan Pokok Terpantau Stabil

SANGATTA – Jelang Natal dan tahun baru, harga kebutuhan pokok…

Minggu, 23 Desember 2018 17:23

KEREN!!! Lulusan SMKN 2 Dibidik Korea

SANGATTA- Perusahaan Korea meminta sekira 20 siswa lulusan SMKN 2…

Minggu, 23 Desember 2018 17:21

Harga Jual Anjlok, Begini Hasil Kesepakatan Forum Sawit dan Perusahaan

SANGATTA- Harga Rp 900 rupiah untuk pembelian Tandan Buah Segar…

Sabtu, 22 Desember 2018 18:36

Ratusan Aparat Amankan Natal dan Tahun Baru

Sebanyak ratusan personel gabungan antar Polres, Kodim, Lanal, Dishub, dan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*