MANAGED BY:
SELASA
20 AGUSTUS
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

SANGATTA POST

Selasa, 04 Desember 2018 18:08
Pilpres 2019
Masa Kampanye Panjang, APK Berpotensi Melanggar

Perketat Pengawasan, Bawaslu Hati-Hati dalam Menindak

DIAWASI: APK yang melanggar peraturan akan ditindak Bawaslu.(LELA RATU SIMI/SANGATTA POST)

PROKAL.CO,  

SANGATTA - Panjangnya waktu kampanye, menjadi peluang bagi partai politik berikut para calon anggota legislatif (caleg) untuk melakukan pencitraan diri. Salah satunya dengan pemasangan Alat Peraga Kampanye (APK). Sayangnya banyak pemasangan APK yang tidak sesuai prosedur. Hal itu kerap terjadi di sejumlah daerah, termasuk Kutim. Mengingat ribuan baliho mulai bertebaran di 18 kecamatan.

Dikatakan Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kutim, Andi Mappasiling, masa kampanye pemilu kali ini terbilang sangat panjang, setelah ditetapkan pada September 2018. Bahkan masih tersisa sekira empat bulan hingga 23 Maret 2019 mendatang yang merupakan akhir masa kampanye.

Lebih lanjut, dia menerangkan, hanya beberapa bentuk kampanye yang diperkenankan. Salah satunya penyebaran APK, namun dalam jumlah terbatas. Bawaslu memberi kewenangan terhadap panwascam untuk mengawasi APK yang bertebaran.

"APK boleh dipasang, asal mengikuti aturan. Ukuran dan titik pasang harus prosedural yang berlaku. Kalau melanggar ya diinventarisasi untuk kemudian ditindak," katanya.

Adapun, model kampanye lainnya yang diperbolehkan saat ini, yakni kampanye terbatas. Artinya hanya boleh mengundang massa paling banyak seribu orang untuk caleg di tingkat kabupaten. Hal ini berdasarkan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Pasal 23 Tahun 2018.

Dia menjelaskan jika calon ingin mengadakan bazar memang diperbolehkan. Namun tetap dengan konten terbatas tanpa menyebut promosi nomor pilih. "Kami akan terus mengawasi setiap model kampanye terbatas, karena potensi pelangggarannya sangat besar," paparnya.

Terpisah, salah seorang Komisioner Bawaslu Kutim, Siti Akhlis Muafin menegaskan, ketika ditemukan dugaan pelanggaran, Bawaslu tidak dapat langsung menindak. Menurutnya, masih ada sejumlah tahapan yang harus dilalui.

"Kalau menemukan dugaan pelanggaran APK, Panwaslucam (panitia pengawas pemilu kecamatan, Red.) mengeluarkan surat imbauan 1x24 kepada partai politik (parpol) terkait. Bila teguran tak diindahkan, panwascam harus lakukan rapat pleno," jelas wanita berhijab ini.

Ketika surat rekomendasi sudah keluar, lanjutnya, lalu diteruskan ke panitia pemilihan kecamatan (PPK) untuk memberi sanksi. Jika memang tidak ada perubahan apapun, pihaknya bersama Satpol PP akan menindak tegas.

Namun begitu dalam menindak, pihaknya tak bisa sembarangan. Mengingat jika tidak memenuhi aturan, maka akan menjadi bumerang bagi Bawaslu sendiri.

"Saat ini beberapa parpol sangat gencar menyebarkan APK. Hal ini menjadi kekhawatiran Bawaslu, karena pelanggaran sangat mudah dilakukan. Kami pun tak bisa sembarangan penindakan. Jangan sampai ada tuntutan balik pada Bawaslu sendiri," bebernya. (*/la)


BACA JUGA

Sabtu, 29 Desember 2018 18:43

WARNING..!! Nelayan Dilarang Melaut, Ini Sebabnya..

SANGATTA - Wakil Bupati Kutim, Kasmidi Bulang meminta pada masyarakat…

Sabtu, 29 Desember 2018 18:42

Kadarkum di Kutim Masih Minim

SANGATTA - Masih minimnya praktik keluarga sadar hukum (Kadarkum), merupakan…

Sabtu, 29 Desember 2018 18:42

Melanggar Aturan, APK Disapu Bersih

SANGATTA - Alat peraga kampanye (APK) para calon legislatif yang…

Kamis, 27 Desember 2018 19:15

Gelar Perekaman KTP-El Massal

SANGATTA- Kementerian Dalam Negeri menyampaikan jajaran Dinas Kependudukan dan Catatan…

Minggu, 23 Desember 2018 17:25

AWAS!!! Pembalap Liar Terancam Penjara

SANGATTA-  Bagi Anda yang suka kebut-kebutan dan balap liar bersiap-siaplah…

Minggu, 23 Desember 2018 17:23

Harga Kebutuhan Pokok Terpantau Stabil

SANGATTA – Jelang Natal dan tahun baru, harga kebutuhan pokok…

Minggu, 23 Desember 2018 17:23

KEREN!!! Lulusan SMKN 2 Dibidik Korea

SANGATTA- Perusahaan Korea meminta sekira 20 siswa lulusan SMKN 2…

Minggu, 23 Desember 2018 17:21

Harga Jual Anjlok, Begini Hasil Kesepakatan Forum Sawit dan Perusahaan

SANGATTA- Harga Rp 900 rupiah untuk pembelian Tandan Buah Segar…

Sabtu, 22 Desember 2018 18:36

Ratusan Aparat Amankan Natal dan Tahun Baru

Sebanyak ratusan personel gabungan antar Polres, Kodim, Lanal, Dishub, dan…

Sabtu, 22 Desember 2018 18:35

Ribuan Botol Miras Dimusnahkan

SANGATTA - Ribuan barang bukti minuman keras (miras) hasil kegiatan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*