MANAGED BY:
SENIN
18 NOVEMBER
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

BONTANG

Senin, 10 Desember 2018 18:38
Pemkot Bontang
Neni Presentasikan Mangrove ke Tiongkok
KEARIFAN LOKAL: Neni Moernieaeni berada di Tiongkok untuk mempromosikan pengelolaan mangrove Bontang. (HUMAS PEMKOT)

PROKAL.CO, BONTANG — Wali Kota Bontang, Neni Moerniani mempresentasikan pengelolaan mangrove Bontang di hadapan peserta United Cities Local Goverments Asia Pasific  (UCLG Aspac) di Guangzhou, Tiongkok Ahad (9/2) malam kemarin. Presentasi ini terkait keberhasilan Bontang dalam melestarikan kawasan pesisir yang menarik perhatian sejumlah negara-negara Asia Pasific.

“Bunda (Wali kota, Red.) mempresentasikan isu lingkungan pesisir di sini,” ujar Neni.

Dalam presentasinya, Neni memaparkan sembilan poin terkait kebijakan pengelolaan lingkungan, utamanya hutan mangrove. Mulai dari isu degradasi mangrove dan tantangan yang dihadapi Bontang untuk menjaga kelestarian ekosistem pesisir.

Menurutnya, ada dua tantangan yang dihadapi Bontang dalam menjaga pesisir tetap lestari. Yaitu pertumbuhan penduduk dan kawasan industri di pesisir Bontang. “Perlu strategi supaya pertumbuhan warga tidak menggerus ekosistem pesisir,” ujarnya.

Selain itu, Bontang yang bersinggungan langsung dengan kawasan industri harus bisa bersinergi dengan lingkungan sekitarnya. Makanya, perlu komitmen seluruh pihak, baik masyarakat dan perusahaan untuk komitmen menjaga lingkungan.

 “Seperti Taman Mangrove Berebas Pantai, di situ mendapat perhatian karena lokasi mangrove menjadi tempat wisata yang mendatangkam para pelancong. Kehadiran pengunjung memberi ruang bagi warga setempat yang berjualan di sekitar lokasi mangrove,” ujar Neni.

Sedangkan perusahaan diajak untuk bersama-sama meningkatkan peran dalam menjaga kelestarian mangrove. Tercatat sejak 2011 sudah 183 hektare dengan 1 juta pohon mangrove yang telah berdiri di kawasan pesisir Bontang.

“Upaya untuk mengelola tanaman mangrove menjadi ladang rupiah juga dinilai berhasil. PT Badak NGL bersama-sama pemerintah sudah berkomitmen menjaga mangrove dengan mendirikan The Mangrove Information Centre,” paparnya.

Hasilnya telah dirasakan, kelompok-kelompok masyarakat pesisir telah memperoleh manfaat ekonomi dari pelestarian mangrove Bontang. (mga)


BACA JUGA

Kamis, 03 September 2015 20:57

Rusunawa Rampung Akhir Tahun 2015

<p style="text-align: justify;">BONTANG - Proyek rumah susun sederhana sewa (rusunawa)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*