MANAGED BY:
SELASA
20 AGUSTUS
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

BONTANG

Senin, 10 Desember 2018 18:56
Pembalap Liar Terancam Sanksi Pidana
MERESAHKAN: Dua pelaku balapan liar dibawah umur berhasil diamankan Sat Lantas Polres Bontang, Minggu (9/12) dini hari.(SAT LANTAS FOR BONTANG POST)

PROKAL.CO, BONTANG – Aksi balap liar buat geleng-geleng kepala. Meski banyak yang sering terjaring razia, mereka seolah tak jera. Bahkan, para pembalap itu sudah terorganisir melaluiWhatsApp grup (WAG).

Kapolres Bontang AKBP Siswanto Mukti melalui Kasat Lantas AKP Irawan Setyono mengatakan bakal menyelidiki hingga ke akarnya. Mengingat setiap akhir pekan, masih banyak pelaku balapan liar. “Minggu (9/12) dini hari sekira pukul 01.30 Wita, kami hambur (membubarkan, Red) aksi balapan liar,” jelas Irawan, Ahad (9/12) kemarin.

Kata dia, pihaknya hanya melakukan pembubaran demi keselamatan para pelaku balapan liar. Mengingat banyaknya pelaku yang masih di bawah umur, serta para penonton yang memadati jalan raya. “Dua orang diamankan merupakan pelakunya dan keduanya warga Sangatta, Kutim,” imbuhnya.

Karena masih marak, Irawan pun bakal melakukan tindakan preventif  berupa pemasangan CCTV di sepanjang Jalan Ahmad Yani. Tak hanya itu, tindakan represif pun akan dilakukan. Sebab banyak pelaku dari luar Bontang, namun tindakannya tetap sama. “Kami lapor RT, orang tuanya juga,” katanya.

Irawan juga sudah melakukan monitoring WAG balapan liar yang beranggotakan sekitar peserta.  Pihaknya bekerja sama dengan Sat Reskrim melalui cyber crime untuk menyelidiki apakah ada unsur tindak pidana perjudian ataupun lainnya. “Pesertanya pemain di wilayah Bontang Lestari atau yang di Bontang kota. Mereka juga mapping polisi saling berkomunikasi kondisi jalanan yang dipantau polisi,” ungkapnya.

Makanya, pihaknya akan fokus menyelidiki dan memutus akarnya, karena cukup bahaya jika tidak segera ditangani.. “Jika masih diteruskan, maka kami akan memberikan tindakan represif sesuai pasal KUHP,” tegasnya.

Diterangkan, para pelaku di bawah umur itu, rata-rata keluar pamitan dari orang tua untuk jalan. Oleh sebab itu, Irawan mengimbau para orang tua agar lebih mengawasi posisi anaknya. Jangan sampai anaknya terlibat aksi balapan liar. “Kami berikan sanksi sosial, supaya mereka bisa jera,” ujar perwira berpangkat balok tiga.

Selain pelaku di bawah umur, Polantas juga mengamankan penonton wanita sebanyak dua orang. Hal tersebut untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan seperti pelecehan seksual dan lainnya. “Walaupun hanya penonton bisa memancing tindak pidana lainnya, apalagi sudah lewat tengah malam,”pungkasnya. (mga) 


BACA JUGA

Rabu, 02 September 2015 20:59

Air Laut Masuk Sungai Sangatta

<p style="text-align: justify;">SANGATTA &ndash;&nbsp;Kemarau panjang yang terjadi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*