MANAGED BY:
JUMAT
23 AGUSTUS
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

BONTANG

Jumat, 14 Desember 2018 19:22
Sadap Karet Sambil Jualan Sabu

Residivis, Petani Terancam 20 Tahun Bui

DIAMANKAN: Tersangka PR menunjukkan barang bukti yang ia miliki bersama Kapolsek Marang Kayu Iptu Sugiharto (kiri).(POLSEK MARANG KAYU FOR BONTANG POST)

PROKAL.CO, BONTANG – Bekerja menyadap karet membuat pendapatan yang diterima PR (35) sangat terbatas untuk mencukupi kebutuhan hidupnya bersama istri dan anaknya. Bisnis haram peredaraan narkoba pun nekat dilakoninya sebagai pekerjaan sampingan.

Namun, aksinya terbongkar setelah jajaran Polsek Marang Kayu, menangkap pelaku di Jalan Parani, RT 03, Desa Semangkok, Marang Kayu.

Tersangka mengaku baru sebulan menjual sabu-sabu. Dalam sebulan itu, dirinya sudah dua kali mendapat barang haram tersebut. “Barangnya didapat dari Bontang, diminta antar ke Marang Kayu,” kata PR, Rabu (12/12) lalu.

Kata dia, barang tersebut diantar oleh seseorang asal Loktuan dan dia ambil di Kilometer 7. Barang yang ia terima sudah laku 1 gram dan tersisa 6,56 gram, saat akan menjual ke lokasi kedua dirinya tertangkap anggota Polsek Marang Kayu. “Baru dua kali aku ambil itu (sabu, Red.). Dari harga jual sabu per gram, aku dapat untung Rp 100 ribu,” akunya.

Adapun harga jual sabu per gram yakni Rp 1,3 juta dan dirinya menjualnya seharga Rp 1,4 juta. “Saya mau pergi ambil anak saya di Sulawesi tak ada ongkos. Gaji sadap karet hanya Rp 1 juta per bulan,” ujarnya.

DIAMANKAN: Tersangka PR diamankan oleh aparat kepolisian(POLSEK MARANG KAYU FOR BONTANG POST)

Sementara itu, Kapolres Bontang AKBP Siswanto Mukti melalui Kapolsek Marang Kayu Iptu Sugiharto mengatakan, tersangka juga residivis narkoba dan baru bebas Maret lalu. “Bahkan, sebelumnya PR ini divonis 5 tahun penjara,” terang dia.

Dari tangannya, polisi mendapati 3 poket sabu seberat 6,56 gram, satu unit sepeda motor, serta uang tunai hasil penjualan narkoba Rp 1 juta, serta satu unit ponsel merek Nokia. “Tersangka juga kami amankan tanpa perlawanan. Sedangkan sabu ia simpan di pinggang,” imbuhnya.

Atas perbuatannya, tersangka diduga melanggar Pasal 112 ayat (2) UU nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun pidana penjara. (mga)


BACA JUGA

Rabu, 02 September 2015 20:59

Air Laut Masuk Sungai Sangatta

<p style="text-align: justify;">SANGATTA &ndash;&nbsp;Kemarau panjang yang terjadi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*