MANAGED BY:
MINGGU
08 DESEMBER
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

BESSAI BERINTA

Jumat, 21 Desember 2018 18:34
Warga Sulit Cari Gas Elpiji 3 Kg

Jika Ada Harganya Mahal, Agen Klaim Harga Normal

SULIT DIDAPAT: Pasokan gas elpiji 3 kilogram mendekati momen Natal dan Tahun Baru di sejumlah wilayah Kota Taman mulai susah didapatkan warga.(FAHMI FAJRI/BONTANG POST)

PROKAL.CO, BONTANG – Mendekati momen Natal dan tahun baru, pasokan gas elpiji 3 kilogram (kg) di sejumlah wilayah Kota Taman mulai susah didapatkan warga, utamanya kaum ibu rumah tangga. Mereka yang biasa membeli di pengecer, terkadang kebagian terkadang tidak.

Anisa, salah satu warga Kelurahan Berebas Tengah mengatakan, sejak dua hari terakhir ini dirinya mengaku kesulitan mendapatkan gas elpiji 3 kg. Kalaupun ada kata dia, harganya juga mahal. Mencapai Rp 35 ribu per tabungnya.

“Barusan tadi pagi saya beli di daerah Berbas Pantai. Itu saja sisa satu di warungnya. Karena terpaksa, meskipun mahal tetap dibeli. Karena butuh untuk masak,” ujarnya saat diwawancarai Bontang Post.

Hal senada juga disampaikan Suri, warga Kelurahan Tanjung Laut Indah. Dia mengaku, susahnya mencari elpiji 3 kg di warung-warung baru dia rasakan Kamis (20/12) kemarin. Pasalnya pagi kemarin gas elpiji di rumahnya habis.

“Saya cari ke tetangga dan warung dekat rumah pada habis. Jadi saya cari di rumah di tempat saudara saya di Berbas Pantai,” tuturnya.

Dikonfirmasi terpisah, Nursia selaku Komisaris PT Pantai Subur sebagai salah satu agen resmi elpiji 3 kg mengatakan, selama Desember ini pasokan gas dari Pertamina tidak ada pengurangan. Justru Pertamina melakukan penambahan ke Bontang sebanyak 3.360 tabung. “Di kami (agen, Red.) tidak ada masalah. Pasokan selalu lancar,” tuturnya.

Sehingga dirinya heran jika di kalangan masyarakat kesulitan mencari gas elpiji. Dirinya pun sudah mengingatkan para pangkalan untuk menjual gas elpiji sesuai aturan. Selain harga jualnya harus sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET), jumlah penjualan kepada masyarakat yang sama juga harus dibatasi.

“Setiap pembelian satu masyarakat harus dibatasi maksimal dua tabung agar merata. Namun terkadang masyarakat pintar. Setelah dia membeli, terkadang keluarganya lagi yang disuruh membeli,” tukasnya. (bbg) 


BACA JUGA

Jumat, 25 Oktober 2019 13:00

Warga Mengeluhkan Kondisi Jalan Kerikil 7

BONTANG - Warga yang bermukim di RT 13, Kelurahan Bontang…

Kamis, 24 Januari 2019 09:27

Ngakunya Pemkot Sanggup Kelola Pelabuhan

BONTANG – Badan Usaha Pelabuhan (BUP) ditargetkan terbentuk tahun ini.…

Sabtu, 22 Desember 2018 18:39

130 Item Disalurkan ke 62 RT Berebas Tengah

BONTANG - Sebanyak 130 item barang dan jasa disalurkan ke…

Jumat, 21 Desember 2018 18:48

Jika Temukan Praktik Culas di SPBU, Sopir Truk Diminta Lapor Polisi

BONTANG –Pengawasan terhadap pengetap diminta lebih diperketat. Mengingat praktiknya sudah…

Jumat, 21 Desember 2018 18:34

Warga Sulit Cari Gas Elpiji 3 Kg

BONTANG – Mendekati momen Natal dan tahun baru, pasokan gas…

Jumat, 21 Desember 2018 18:33

Dishub Tunggu Perintah Provinsi

BONTANG – Dinas Perhubungan (Dishub) Bontang mengaku belum menerima informasi…

Jumat, 21 Desember 2018 18:32

Jika Semua Pihak Berkomitmen, Kenakalan Remaja Mudah Diberantas

BONTANG – Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni meminta standar operation…

Jumat, 21 Desember 2018 18:30

KTP Invalid Kembali Dimusnahkan

BONTANG – Usai membakar 2.500 keping KTP-el pada tahap pertama…

Rabu, 19 Desember 2018 17:21

4.613 KTP-el Kembali Dibakar

BONTANG – Kemarin (18/12), sebanyak 4.613 Kartu Tanda Penduduk Elektronik…

Selasa, 18 Desember 2018 19:21

CCTV Terus Ditambah

BONTANG – Penambahan Closed Circuit Television (CCTV) di beberapa wilayah Kota…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.