MANAGED BY:
SENIN
18 NOVEMBER
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

SANGATTA POST

Sabtu, 22 Desember 2018 18:32
Amankan TPS, Linmas Dapat Kaos

Camat Minta Fasilitas dan Jadwal Kerja Diperhatikan

Irawansyah(LELA RATU SIMI/SANGATTA POST)

PROKAL.CO, SANGATTA - Sejumlah camat mengeluhkan pakaian yang diperoleh Linmas. Camat Rantau Pulung, Mulyo mengakui fasilitas pakaian dinas hanya seadanya. Padahal sejauh ini setiap pemilu membutuhkan Linmas untuk pengamanan di masing-masing TPS. "Saya lihat di pilgub lalu, Linmas hanya mendapat kaos. Padahal mereka masih dibutuhkan, bahkan harus dua orang per TPS," ungkapnya.

Dia meminta, agar dalam pelaksanaan Pileg dan Pilpres 2019 mendatang, persiapan lebih dimatangkan. "Mumpung waktunya masih panjang hingga April 2019 nanti, agar lebih dimaksimalkan persiapannya, karena kasihan mereka," ujarnya.

Senada, Camat Sangatta Utara, Basuni meminta agar jadwal kerja Linmas harus ada penetapannya. Guna tidak membuat bingung saat pelaksanaan berlangsung.

"Jangan sampai kebutuhan mereka tidak terindetifikasi," pintanya.

Ia berharap dengan ini, antar camat,  PPK dan Linmas tetap dalam jalur koordinasi, mengingat tingkat kerawanannya tinggi.

Dikatakan oleh Kepala Pemadam Kebakaran Kutim, Rizali Hadi, hingga lima bulan terakhir terus melakukan rapat persiapan. Bahkan untuk memenuhi hal ini, pihaknya terjun ke lapangan untuk pendataan.

"Linmas harus disiapkan, kami turun ke lapangan dan minta data ke camat, nanti mereka lagi yang meminta ke desa dan PPS. Jika sudah dapat akan kami kirim ke bupati. Tapi hanya sedikit camat yang setor data. Itu yang menjadi kendala," tuturnya.

Ia menjelaskan anggaran yang dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan pakaian Linmas. Dengan dana yang beragam seluruhnya disesuaikan dengan ketersediaan dana. "Kalau lengkap dengan pakaian dinas lapangan bisa mencapai Rp 2 miliar, setengah lengkap Rp 1 miliar, dan tidak lengkap Rp 600 juta. Jika uang cukup kami sesuaikan," bebernya.

Dijelaskan Sekretaris Daerah (Sekda) Kutim Irawansyah, Linmas tidak lagi dalam naungan pemerintah. Sehingga ia masih mengkaji kembali anggaran yang harus disiapkan. "Dulu memang ada organisasinya,  bahkan tersedia gajinya. Mereka hanya bersifat sementara. Nanti jika selesai pemilu, mereka bubar lagi," tutupnya. (*/la)


BACA JUGA

Kamis, 03 September 2015 01:35

Tuntaskan Kemiskinan Lewat Pemberdayaan Potensi

<p style="text-align: justify;"><strong>&nbsp;</strong></p> <p…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*