MANAGED BY:
KAMIS
14 NOVEMBER
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

METRO SAMARINDA

Kamis, 27 Desember 2018 19:19
2019, Kantong Plastik Dilarang
Dok METRO Nurrahmani

PROKAL.CO, SAMARINDA – Upaya Pemkot Samarinda menata lingkungan dengan melarang penggunaan kantong plastik di toko ritel semakin konkret. Itu menyusul rampungnya penyusunan naskah Peraturan Wali Kota (Perwali) tentang Penggunaan Kantong Plastik. Regulasi tersebut akan disahkan pertengahan Januari 2019. Meski demikian, pemkot telah menggalakkan gerakan membawa wadah minuman dan makanan tanpa kantong plastik di lingkungan organisasi perangkat daerah (OPD).

Berdasarkan surat edaran bernomor 660.2/3244/100.14 tentang Penggunaan Kemasan Air Minum Isi Ulang (tumbler). “Ini sembari menunggu perwali disahkan. Sehingga aturan tersebut memiliki payung hukum,” ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Samarinda Nurrahmani, Rabu (26/12).

Upaya tersebut tidak lepas dari tingginya limbah dari kantong plastik yang masuk ke tempat pembuangan akhir (TPA). Dari 500 ton sampah yang masuk ke TPA, 40 persen berasal dari sampah plastik.

Dengan kebijakan tersebut, perempuan yang akrab disapa Yama ini berharap tidak ada lagi alasan bagi ritel modern menggunakan kantong plastik. “Kami sudah sosialisasi pada seluruh OPD,” katanya. Dikonfirmasi terpisah, Sekretaris Kota (Sekkot) Samarinda Sugeng Chairuddin mengatakan, pihaknya akan segera menyosialisasikan perwali pada hari ini (27/12). Kegiatan sosialisasi akan berlangsung di rumah jabatan (rujab) wali kota.

“Sosialisasi langsung dipimpin Pak Wali (Syaharie Jaang),” katanya. Sedangkan di lingkungan pemkot, sosialisasi sudah dilakukan sejak bulan lalu. Bahkan, Sugeng telah menerapkan di ruang kerjanya. “Semua OPD harus menerapkan. Jangan sampai masih ditemukan kantong plastik atau penggunaan bahan plastik. Pemkot harus menjadi percontohan. Nanti akan saya sidak (inspeksi mendadak)” tegas dia.

Dikatakan, perwali yang akan disahkan tersebut juga mengatur sanksi-sanksi. Mulai dari sanksi administrasi hingga pencabutan izin usaha. “Setiap ada aturan pasti ada sanksi. Tapi, sanksi bertahap. Sanksi tertulis, hingga sanksi berat menanti,” pungkasnya. Diketahui, sebelum Samarinda menerapkan kebijakan tersebut, Pemkot Balikpapan terlebih dulu melakukan pelarangan penggunaan kantong plastik di seluruh ritel di Kota Minyak. Aturan tersebut diberlakukan pada Juli 2018. (*/dq/riz/k15)

loading...

BACA JUGA

Rabu, 09 September 2015 18:27

Menengok Pedagang Sapi Tahunan di Kutim

<p style="text-align: justify;"><strong>SANGATTA &ndash;</strong> Iduladha…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*