MANAGED BY:
KAMIS
14 NOVEMBER
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

BONTANG

Rabu, 08 Mei 2019 10:30
Serba-Serbi Hasil Rekapitulasi Suara Pileg DPRD Bontang (2)
Dewan Termuda, Lolos Parlemen Tanpa Petahana
Junaidi

PROKAL.CO, Tanpa paksaan pihak lain, namun atas dorongan diri sendiri, di usianya yang baru genap 25 tahun, Junaidi lolos meraih salah satu kursi parlemen DPRD Bontang dengan mulus. Hasil perolehan suaranya sebagai pendatang baru, dinilai signifikan.

MEGA ASRI, Bontang

Junaidi, pemuda kelahiran Bontang, 22 Januari 1994 silam itu, ingin membuktikan kualitas dirinya pada kontestasi Pemilu 2019. Dilamar sebanyak enam partai politik, Junaidi akhirnya berlabuh pada partai yang diketuai oleh orang nomor dua di Bontang, Basri Rase.

Partai yang didirikan oleh Abdurrahman Wahid itu menjadikannya lolos dengan mulus ke kursi parlemen. Hal tersebut lantaran Ijul—sapaannya—tak memiliki lawan petahana sesama partai. Alasan itu pula yang membuatnya lebih memilih Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dibanding lima partai lainnya.

“Saya memilih PKB karena peluangnya lebih besar, dan yang terpenting tidak ada petahana, serta memiliki ketua DPC yang baik,” aku Ijul saat disambangi di kediamannya.

Dengan mesin partai PKB, Junaidi sebagai caleg di dapil 3, Bontang Utara mampu meraih suara sebanyak 1.981 suara dari hasil C1. Meskipun saat diplenokan di tingkat PPK suara yang diperolehnya sebanyak 1.969, atau paling tinggi di antara caleg PKB di Bontang Utara. “Saya diminta langsung oleh pak Basri sebanyak dua kali, dulu saat beliau masih di Hanura, dan datang lagi saat beliau sudah di PKB,” imbuhnya.

Sebelum akhirnya bertarung pada Pileg 2019 ini, Ijul mengaku sudah memiliki keinginan pada 5 tahun lalu. Namun kala itu, usianya belum mencukupi karena baru 20 tahun, sementara aturan pencalonan minimal usia 21 tahun. “Kalau orang tua mendukung saja, tergantung anaknya. Kebetulan tahun ini saya siap mengikuti kontestasi di Pileg DPRD Bontang,” ungkap anak ketiga dari empat bersaudara.

Selama tahapan kampanye, Ijul mengaku melakukan sosialisasi hanya di keluarga besar, serta para kerabatnya. Ia dan keluarganya mengerahkan para karyawan perusahaan bapaknya untuk meraup suara. Caranya dengan mengumpulkan para keluarga dari karyawan perusahaannya. “Dari 11 caleg di Utara, saya memang yang paling sering sosialisasi, tercatat diatas 10 kali yang dilaporkan, yang tidak berizin malah lebih banyak,” ungkapnya.

Saat sosialisasi, Ijul tak pernah menjanjikan apapun ke massanya. Ia hanya memberikan pemahaman bagaimana caranya agar penghasilan warga Bontang bisa merata. Mengingat Bontang dikenal sebagai kota kaya di Indonesia, namun fakta di lapangan tidak sebanding dengan data yang ada. “Saya lebih ke pemahaman ideologi, cara membangun kota seperti apa. Saya tidak mau janji, dan ingin menawarkan pemerataan pendapatan penduduk Bontang dengan mendorong ekonomi lokal,” bebernya.

Ketimpangan ekonomi yang terjadi saat ini di Bontang, akan ia upayakan untuk pemerataan. Ketika dirinya benar-benar sudah mendapat amanah di lembaga legislatif, maka Ijul akan mendorong eksekutif untuk melakukan peningkatan ekonomi. “Saya mendorong eksekutif, menyetujui anggaran untuk bantuan, seperti mesin bagi nelayan. Itu yang saya tawarkan, bukan janji,” imbuh lelaki yang hobi olahraga angkat beban.

Sasaran sosialisasinya pun, tak hanya ke pemuda. Ijul justru lebih percaya atau mengerahkan The Power of Emak-Emak. Menurutnya, ibu-ibu bicaranya lebih banyak dibanding laki-laki, dan tentu akan lebih didengarkan. “Jadi kami masuk ke ibu-ibu. Saya pikir cara Sandiaga Uno itu pintar, menjadikan ibu-ibu sebagai marketing,” ujar seorang Marketing di perusahaan milik orang tuanya.

Digadang-gadang bakal jadi unsur pimpinan di gedung parlemen Kota Bontang, Ijul mengaku sudah siap. Ia menyebut sesuai komitmen Ketua DPC PKB, Basri Rase, bahwa siapa pun calegnya yang meraih suara terbanyak maka ia yang layak menduduki kursi unsur pimpinan. “Dan hal itu bakal ditepati oleh Pak Basri dengan mengirimkan hanya nama saya ke DPC PKB Provinsi Kaltim,” tutur caleg yang masih single ini.

Jika sudah dilantik, Ijul siap memperjuangkan seluruh perbaikan jembatan Bontang Kuala, untuk kenyamanan mobilisasi yang berimbas pada peningkatan roda ekonomi.(bersambung).

 

loading...

BACA JUGA

Selasa, 17 September 2019 14:43

Usulan Pekerjaan Fisik Sudah Rampung

BONTANG –Warga RT 18 Kelurahan Bontang Baru, Kecamatan Bontang Utara,…

Senin, 16 September 2019 14:59

Empat Kampung Belum Teraliri Listrik, Dewan Bakal Panggil PLN

Empat kampung di Bontang yang belum tersentuh listrik PLN, dianggap…

Sabtu, 14 September 2019 08:32

Satpol PP Loyo Tertibkan THM, Ini Kata Wakil Wali Kota

BONTANG – Belum adanya tindakan yang dilakukan Satuan Polisi Pamong…

Sabtu, 14 September 2019 08:31

Kebakaran Lahan Picu Kualitas Udara Buruk

BONTANG - Polusi udara kembali terjadi di Kota Taman. Berdasarkan…

Sabtu, 14 September 2019 08:29

Sehari Curi Tiga Motor, Gilanya Satu Motor Ternyata Milik Istri Sendiri

BONTANG - Setelah melakukan aksi pencurian dan kekerasan (curas), pencurian…

Sabtu, 14 September 2019 08:28

Tekan Angka DBD, Fogging Massal Dijadwalkan

Kasus penderita Demam Berdarah Dengue (DBD) pada tahun ini mengalami…

Sabtu, 14 September 2019 08:28

Toko Swalayan Berizin Masih Minim

BONTANG – Jumlah toko swalayan di Bontang menjamur. Berdasarkan data…

Jumat, 13 September 2019 10:34

LEMAHHH..!! Dua Bulan Dibentuk, Tim Penertiban THM Belum Ada Hasil

BONTANG –  Pembentukan Tim Penertiban Tempat Hiburan Malam (THM) sudah…

Jumat, 13 September 2019 10:31

Permasalahan Listrik PLN di Bontang Tak Kunjung Rampung

BONTANG -Pergantian wali kota Bontang hampir memasuki 4 periode. Namun…

Jumat, 13 September 2019 10:30

Urai Banjir, Wacanakan Pembangunan Lima Polder

BONTANG – Penanganan banjir menjadi fokus perhatian Pemkot Bontang. Pada…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*