MANAGED BY:
JUMAT
22 NOVEMBER
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

BONTANG

Jumat, 10 Mei 2019 10:09
Harga Bawang Putih Merosot, Angka Pembelian Turun
HARGA TURUN: Komoditas bawang putih dijual dengan kisaran harga 60 hingga 65 ribu rupiah per kilogramnya di Pasar Sementara Rawa Indah.ADIEL KUNDHARA/KP

PROKAL.CO, BONTANG – Setelah sempat meroket, harga komoditas bawang putih mulai mengalami penurunan. Di Pasar Sementara Rawa Indah, pedagang rata-rata menjual di harga 60 hingga 65 ribu rupiah, per kilogramnya.

Rani salah satu pedagang sayuran mengaku sudah menurunkan harga sejak tiga hari lalu. Ia memasok sejumlah tiga karung atau 58 kilogram. “Saya tidak mengambil banyak-banyak karena takut harganya turun lagi,” kata Rani.

Pasokan yang ditawarkan oleh distributor pun beragam. Mulai dari 930 hingga 970 ribu rupiah untuk tiap karungnya. Tergantung dari ukuran bawangnya. “Ada yang murah tetapi isinya sedikit. Ada juga yang mahal tetapi jumlahnya lebih banyak,” sebut dia.

Menurut Rani, merosotnya harga bawang putih justru membuat angka pembelian jadi menurun. Kondisi ini berbeda, ketika harga komoditas tersebut menembus Rp 100 ribu per kilogramnya. Selama dua hari,persediaan hanya laku 58 kilogram. Padahal saat harganya mahal tiap hari berhasil dijual sejumlah 40 kilogram

“Kemarin itu pembeli antusias karena takut harga naik lagi. Saat ini, mereka takut jika kemudian harganya mengalami penurunan kembali,” ucap Rani.

Senada, pedagang lainnya yakni Sandra mematok harga bawang putih Rp 60 ribu satu kilogramnya. Kepada Awak Media Kaltim Post, ia mengaku mengambil pasokan kemarin.

Jumlah stoknya pun dibatasi. Dari biasanya saat normal 80 kilogram untuk dua hari, kini menjadi 40 kilogram. Kekhawatirannya terjadi perubahan harga secara drastis pada pengiriman selanjutnya.

“Tidak ambil banyak karena takut harganya turun. Ini belum normal,” kata Sandra.

Sementara, pedagang bawang putih lainnya, Ani memasang harga Rp 65 ribu per kilogramnya. Dari harga tersebut, ia hanya mengaku mengambil untung Rp 10 ribu tiap kilogramnya.

“Kalau ambil Rp 5 ribu, saya lama ibadah hajinya,” kelakarnya.

Disampaikannya, terjadi perbedaan dibandingkan pengiriman sebelumnya. Dari sisi kualitas barang. Ia menjamin pasokan kali ini lebih baik. “Kemarin itu mahal dan kualitasnya jelek,” pungkasnya. (ak)

 

 


BACA JUGA

Selasa, 17 September 2019 14:43

Usulan Pekerjaan Fisik Sudah Rampung

BONTANG –Warga RT 18 Kelurahan Bontang Baru, Kecamatan Bontang Utara,…

Senin, 16 September 2019 14:59

Empat Kampung Belum Teraliri Listrik, Dewan Bakal Panggil PLN

Empat kampung di Bontang yang belum tersentuh listrik PLN, dianggap…

Sabtu, 14 September 2019 08:32

Satpol PP Loyo Tertibkan THM, Ini Kata Wakil Wali Kota

BONTANG – Belum adanya tindakan yang dilakukan Satuan Polisi Pamong…

Sabtu, 14 September 2019 08:31

Kebakaran Lahan Picu Kualitas Udara Buruk

BONTANG - Polusi udara kembali terjadi di Kota Taman. Berdasarkan…

Sabtu, 14 September 2019 08:29

Sehari Curi Tiga Motor, Gilanya Satu Motor Ternyata Milik Istri Sendiri

BONTANG - Setelah melakukan aksi pencurian dan kekerasan (curas), pencurian…

Sabtu, 14 September 2019 08:28

Tekan Angka DBD, Fogging Massal Dijadwalkan

Kasus penderita Demam Berdarah Dengue (DBD) pada tahun ini mengalami…

Sabtu, 14 September 2019 08:28

Toko Swalayan Berizin Masih Minim

BONTANG – Jumlah toko swalayan di Bontang menjamur. Berdasarkan data…

Jumat, 13 September 2019 10:34

LEMAHHH..!! Dua Bulan Dibentuk, Tim Penertiban THM Belum Ada Hasil

BONTANG –  Pembentukan Tim Penertiban Tempat Hiburan Malam (THM) sudah…

Jumat, 13 September 2019 10:31

Permasalahan Listrik PLN di Bontang Tak Kunjung Rampung

BONTANG -Pergantian wali kota Bontang hampir memasuki 4 periode. Namun…

Jumat, 13 September 2019 10:30

Urai Banjir, Wacanakan Pembangunan Lima Polder

BONTANG – Penanganan banjir menjadi fokus perhatian Pemkot Bontang. Pada…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*