MANAGED BY:
SENIN
16 SEPTEMBER
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

BONTANG

Sabtu, 20 Juli 2019 10:33
Mencuri di Tujuh TKP, Edy Kembali Diringkus Polisi
PENJAHAT KAMBUHAN: Edy Suseno (kiri) ketika dihadapkan pada awak media. Aksi pencurian yang dilakukan terhenti di toko handphone Halim Cell 1, karena diringkus polisi. ARSYAD/KPG

PROKAL.CO, BONTANG – Edy Suseno yang merupakan pelaku pencurian handphone di toko Halim Cell 1 berhasil diringkus Unit Opsnal Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Bontang, Kamis (18/7/2019).

Pria kelahiran Blitar 37 silam itu tak bisa berbuat apa-apa saat polisi menangkapnya di parkiran Karaoke Keluarga Happy Puppy, sekira pukul 23.00 Wita. Kala itu Edy tengah asyik mengatur parkiran pengunjung.

Dia lah salah satu pencuri di Kota Bontang yang beberapa waktu terakhir membuat resah warga. Kini harus mendekam di balik jeruji untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Hal itu diungkapkan Kapolres Bontang AKBP Siswanto Mukti dalam konferensi pers, Jumat (19/7/2019). Dia mengungkapkan sejatinya Bontang aman dari perampokan maupun pencurian. Sebab, wilayahnya sangat sempit.

“Baru-baru ini kami temui kasus perampokan dan pencurian. Bontang sebagai kota kecil terbilang aman,” sebutnya.

Dia menyampaikan, atas pengungkapan ini tentu buah dari kerja keras kepolisian dan kerja sama masyarakat dalam mengungkap pera pelaku tersebut. Siswanto pun memberikan apresiasi atas hasil ini.

Dia menegaskan, pihaknya bakal mengungkap setiap kasus yang ditangani. “Jangan coba-coba melakukan pencurian di Bontang. Kami akan kejar sampai ketemu pelakunya,” tegasnya.

Siswanto mengatakan, pelaku merupakan spesialis pencurian. Sebab hasil pengembangan yang dilakukan diketahui sebanyak tujuh tempat kejadian perkara (TKP) menjadi lokasi Edy melakukan aksinya.

“Pelaku profesinya tukang bangunan. Jadi lebih paham dan mudah masuk ke sebuah bangunan,” jelasnya.

Mengenakan baju dan celana tahanan warna orange, pelaku dan barang bukti ditampilkan di depan awak media. Edy hanya bisa tertunduk diam memakai masker hitam dikawal ketat kepolisian.

Sebelum mencuri  di Halim Cell 1, terdapat enam TKP yakni Notaris Syamsir Noor Jalan Bhayangkara samping Polres Bontang, Notaris Juliansyah Jalan Bhayangkara depan masjid Polres Bontang, toko sembako depan pasar Rawa Indah, bengkel Ahas Tanjung Laut, Apotik Karunia Jalan Brigjen Katamso depan terminal Bus Patas Samarinda Lestari, dan Apotik Karunia depan Rudal.

Dari hasil pencurian yang dilakukan Edy di tujuh TKP, polisi telah menyita barang bukti. Seperti sepuluh handphone berbagai merek, lembaran daftar harga handphone, 2 buah jam tangan, satu bundel nota halim Cell 1, sepasang  sepatu warna hitam, 1 buah Penutup muka warna hitam. Selebihnya masih dilakukan pengembangan di mana pelaku menyimpan barang tersebut.

Sementara itu, kepada awak media, Edy mengaku kala mencuri di Halim Cell 1 masuk lewat jendela samping toko. Dia mencongkelnya menggunakan linggis. Barang yang berhasil dibawa kabur kala itu belum sempat terjual.

“Rencanannya baru mau dijual. Masih disimpan,” akunya.

Sebelum melakukan aksinya, Edy mengatakan dirinya memantau target dari jauh sekitar 1- 3 hari. Pria yang mengaku tinggal bersama orangtuanya di kawasan Berbas Pantai, hasil curiannya digunakan untuk happy-happy.

“Buat beli-beli miras (minuman keras) aja,” sebut pria yang mengaku bekerja sebagai tukang parkir di Karaoke Keluarga Happy Puppy itu.

Diketahui, Edy merupakan residivis dengan kasus yang sama. Dirinya baru keluar dari penjara 2016 silam. Polisi kini terus melakukan pengebangan kasus ini, sebab tidak menutup kemungkinan masih terdapat TKP lainnya.

Sebelumnya, Sebuah toko handphone ternama di Kota Bontang dibobol maling, Rabu (3/7/2019). Dalam kejadian ini, Halim Cell 1 yang beralamat di Jalan Jenderal Sudirman itu kehilangan sebanyak 45 unit handphone. Nurhikmah, salah satu karyawan yang pertama kali mengetahui kejadian ini mengatakan, sesuai yang terekam dalam CCTv, aksi pelaku dilakukan sekira pukul 04.30 Wita. (edw)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 14 September 2019 08:32

Satpol PP Loyo Tertibkan THM, Ini Kata Wakil Wali Kota

BONTANG – Belum adanya tindakan yang dilakukan Satuan Polisi Pamong…

Sabtu, 14 September 2019 08:31

Kebakaran Lahan Picu Kualitas Udara Buruk

BONTANG - Polusi udara kembali terjadi di Kota Taman. Berdasarkan…

Sabtu, 14 September 2019 08:29

Sehari Curi Tiga Motor, Gilanya Satu Motor Ternyata Milik Istri Sendiri

BONTANG - Setelah melakukan aksi pencurian dan kekerasan (curas), pencurian…

Sabtu, 14 September 2019 08:28

Tekan Angka DBD, Fogging Massal Dijadwalkan

Kasus penderita Demam Berdarah Dengue (DBD) pada tahun ini mengalami…

Sabtu, 14 September 2019 08:28

Toko Swalayan Berizin Masih Minim

BONTANG – Jumlah toko swalayan di Bontang menjamur. Berdasarkan data…

Jumat, 13 September 2019 10:34

LEMAHHH..!! Dua Bulan Dibentuk, Tim Penertiban THM Belum Ada Hasil

BONTANG –  Pembentukan Tim Penertiban Tempat Hiburan Malam (THM) sudah…

Jumat, 13 September 2019 10:31

Permasalahan Listrik PLN di Bontang Tak Kunjung Rampung

BONTANG -Pergantian wali kota Bontang hampir memasuki 4 periode. Namun…

Jumat, 13 September 2019 10:30

Urai Banjir, Wacanakan Pembangunan Lima Polder

BONTANG – Penanganan banjir menjadi fokus perhatian Pemkot Bontang. Pada…

Jumat, 13 September 2019 10:29

Perwali Direvisi, Area Pendirian Waralaba Berubah

BONTANG – Pemkot Bontang telah merevisi Peraturan Wali Kota 52/2014…

Kamis, 12 September 2019 09:38

Baru Satu Waralaba yang Kantongi IUTM

BONTANG – Jumlah toko modern waralaba di Kota Taman berjumlah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*