MANAGED BY:
JUMAT
23 AGUSTUS
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

BONTANG

Senin, 22 Juli 2019 10:35
Kurang Dua Dokter Subspesialis, RSUD Turun Kelas

Manajemen Klaim Menguntungkan Mekanisme Rujukan

TURUN KELAS: RSUD Taman Husada kini menyandang predikat tipe C sesuai dengan surat rekomendasi hasil penyesuaian kelas rumah sakit dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes). DOK/BONTANG

PROKAL.CO, BONTANG – Tahun ini RSUD Taman Husada harus turun kelas berdasarkan regulasi yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Melalui surat rekomendasi hasil penyesuaian kelas rumah sakit. Dengan nomor HK.04.01/1/2963/2019.

Semula rumah sakit pelat merah milik Bontang ini bertipe B. Kini menjadi tipe C. Artinya turun satu peringkat dibandingkan sebelumnya. Hal ini dibenarkan oleh Plt Direktur Utama RSUD Taman Husada dr I Gusti Made Suhardika.

Penurunan ini akibat kurangnya dokter subspesialis. Dalam regulasi tertera rumah sakit tipe B wajib memiliki dua dokter subspesialis. “Benar (turun kelas) karena rekomendasi Kemenkes. Sumber daya manusianya harus dilengkapi,” kata dr Gusti.

Saat ini dua dokter sedang menempuh pendidikan lanjutan untuk mengambil subspesialis. Meliputi subspesialis bedah ongkologi dan penyakit dalam hepatologi. Ia berharap ketika dua dokter telah menyelesaikan pendidikannya, kelas rumah sakit kembali ke tipe B. Kedua dokter ini menempuh pendidikan dengan biaya mandiri.

“Selesainya dua tahun lagi,” ucapnya.

Meski terjadi penurunan kelas, pihak manajemen rumah sakit justru merasa diuntungkan. Sehubungan rujukan pasien. Pasalnya, pasien dari fasilitas kesehatan (faskes) seperti Puskemas dapat langsung dirujuk ke RSUD Taman Husada.

“Kalau dulu harus ke rumah sakit tipe D terlebih dahulu. Sekarang bisa langsung ke RSUD. Itu kelebihannya,” tutur dia.

Pasalnya rumah sakit tipe D dan C masuk dalam kategori fasilitas kesehatan tingkat kedua. Sementara rumah sakit tipe B dan A tergolong fasilitas kesehatan tingkat ketiga.

“Jadi dari fasilitas kesehatan tingkat pertama arahannya ke tingkat kedua terlebih dahulu,” terang dr Gusti.

Ia menyanggah jika penurunan akibat kurangnya jumlah tempat tidur. Pasalnya, RSUD Taman Husada saat ini memiliki 170 tempat tidur. Disebutkan dia, kategori tipe C hanya menyediakan 140 tempat tidur.

“Artinya RSUD Taman Husada telah melebihi. Ini setara jumlahnya untuk tipe B,” sebutnya.

Diketahui, penurunan kelas ini membuat RSUD Taman Husada setara dengan RS Pupuk Kaltim. Sementara dua rumah sakit swasta yakni RS Amalia dan RSIB menyandang predikat tipe D. Penurunan juga terjadi pada RS Badak. Dari tipe D ke D minus. (ak)

loading...

BACA JUGA

Rabu, 02 September 2015 20:59

Air Laut Masuk Sungai Sangatta

<p style="text-align: justify;">SANGATTA &ndash;&nbsp;Kemarau panjang yang terjadi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*