MANAGED BY:
SENIN
16 SEPTEMBER
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

BONTANG

Sabtu, 10 Agustus 2019 14:44
Prostitusi di Bawah Umur, Pihak Kelurahan Merasa Kecolongan

PROKAL.CO, BONTANG – Tertangkapnya seorang mucikari yang menjual dua anak di bawah umur oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Kaltim menggemparkan publik Kota Taman. Keduanya ditawarkan kepada lelaki hidung belang sebagai pemuas nafsu birahi. Aktivitas ini berlangsung di salah satu tempat karaoke di Kelurahan Berebas Tengah.

Menanggapi peristiwa ini, Lurah Berebas Tengah Mahfudz mengatakan, dirinya merasa kecolongan. Pasalnya, pihak kelurahan mewajibkan pekerja Tempat Hiburan Malam (THM) untuk melapor ketika menginjakkan kakinya di Bontang.

“Kebanyakan mereka dari luar Bontang seperti Jawa Barat,” kata Mahfudz.

Setelah melapor, pekerja THM lantas dibuatkan surat keterangan domisili non permanen. Batas berlaku surat ini hanya tiga bulan. “Biasanya mereka setelah habis pergi. Selanjutnya yang datang orang baru lagi,” ucapnya.

Saat pelaporan itu petugas memonitor usia mereka. Berdasarkan data, tidak ada pekerja yang berusia di bawah umur. Profesi mereka pun sebagai pramuria bukan pekerja seks seperti hasil tangkapan Polda Kaltim.

“Pekerjanya kami selalu panggil ke kelurahan sekaligus pemilik THM-nya,” tutur dia.

Dengan kejadian ini, petugas Trantib Kelurahan, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas bakal melakukan monitoring ke sejumlah THM di Berebas Tengah. Rencananya kegiatan ini digelar setelah Iduladha.

Petugas akan meminta penjelasan dari pemilik THM yang terendus prostitusi tersebut. Mahfudz menuturkan bisa jadi sanksi bakal dijatuhkan kepada pemilik THM.

“Bentuknya belum bisa dipastikan karena kami akan mendengarkan dulu keterangan kronolis dari pemilik THM,” terangnya.  

Sementara, jika kejadian ini terulang dipastikan pemilik THM tidak diberikan izin. Bentuknya, tidak dikeluarkannya surat keterangan domisili non permanen bagi pekerja THM.

Data kelurahan, terdapat lima THM dan tiga panti pijat. Jumlah pekerja terbanyak di THM Gembira yakni 12 pekerja. Sisanya rata-rata 4-6 pekerja.

Kabid Penegakkan Peraturan Perundang-undangan Daerah Satpol PP Andi Harto mengatakan penertiban THM menunggu arahan Wakil Wali Kota Bontang Basri Rase. Rencanya ia bakal menghadap orang nomor dua di Kota Taman ini awal pekan depan.

“Jadi langkah selanjutnya ialah memanggil seluruh pemilik THM. Untuk meminta pembongkaran petak kamar di setiap THM. Jika tidak diindahkan, maka pembongkaran dilakukan oleh petugas Satpol PP,” kata Andi.

Wacana pemanggilan pertama ini akan menyasar pemilik THM di Pantai Harapan terlebih dahulu. Pemilik THM di Berebas Tengah mendapat giliran selanjutnya.

Sebelumnya diberitakan, Seorang muncikari diamankan di sebuah tempat karaoke. Informasi dihimpun kurang lebih dua pekan, polisi mengendus adanya praktik penyedia perempuan anak baru gede (ABG).

Dari mulut ke mulut, muncikari inisial A itu menawarkan pada pria hidung belang. Baik beberapa pengunjung karaoke maupun melalui pesan WhatsApp (WA). A, warga Bontang itu, pilih-pilih ketika ada yang ingin mencari pemuas nafsu. A diduga juga menyediakan anak masih bawah umur.

Sebab, saat polisi menyamar bersama informan untuk memancingnya, rupanya A bisa menyediakan dua ABG. Setelah transaksi disepakati, polisi pun meluncur ke sebuah hotel kawasan Berebas Tengah, Bontang Selatan, Senin (5/8/) siang lalu.

“A kami amankan di kamar 307,” terang Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Ade Yaya Suryana bersama Direktur Reskrimum Kombes Pol Andhi Triastanto.

Selain A, polisi juga mendapati dua ABG. Inisial M (15) dan B (14). Keduanya akan melayani pria yang sudah menunggu di kamar. “Dapat duit Rp 2,4 juta dari pemesan,” tutur A. Dari duit tadi, ABG tadi dapat masing-masing Rp 400 ribu. (ak)

 

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 14 September 2019 08:31

Kebakaran Lahan Picu Kualitas Udara Buruk

BONTANG - Polusi udara kembali terjadi di Kota Taman. Berdasarkan…

Sabtu, 14 September 2019 08:29

Sehari Curi Tiga Motor, Gilanya Satu Motor Ternyata Milik Istri Sendiri

BONTANG - Setelah melakukan aksi pencurian dan kekerasan (curas), pencurian…

Sabtu, 14 September 2019 08:28

Tekan Angka DBD, Fogging Massal Dijadwalkan

Kasus penderita Demam Berdarah Dengue (DBD) pada tahun ini mengalami…

Sabtu, 14 September 2019 08:28

Toko Swalayan Berizin Masih Minim

BONTANG – Jumlah toko swalayan di Bontang menjamur. Berdasarkan data…

Jumat, 13 September 2019 10:34

LEMAHHH..!! Dua Bulan Dibentuk, Tim Penertiban THM Belum Ada Hasil

BONTANG –  Pembentukan Tim Penertiban Tempat Hiburan Malam (THM) sudah…

Jumat, 13 September 2019 10:31

Permasalahan Listrik PLN di Bontang Tak Kunjung Rampung

BONTANG -Pergantian wali kota Bontang hampir memasuki 4 periode. Namun…

Jumat, 13 September 2019 10:30

Urai Banjir, Wacanakan Pembangunan Lima Polder

BONTANG – Penanganan banjir menjadi fokus perhatian Pemkot Bontang. Pada…

Jumat, 13 September 2019 10:29

Perwali Direvisi, Area Pendirian Waralaba Berubah

BONTANG – Pemkot Bontang telah merevisi Peraturan Wali Kota 52/2014…

Kamis, 12 September 2019 09:38

Baru Satu Waralaba yang Kantongi IUTM

BONTANG – Jumlah toko modern waralaba di Kota Taman berjumlah…

Kamis, 12 September 2019 09:37

Agus Haris Jadi Wakil DPRD Bontang

BONTANG – Posisi Wakil Ketua 2  DPRD Bontang periode 2019-2024…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*