MANAGED BY:
SENIN
16 SEPTEMBER
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

BONTANG

Kamis, 15 Agustus 2019 09:25
Angka Keluarga Miskin di Kota Ini Menurun
ilustrasi

PROKAL.CO, BONTANG – Jumlah keluarga miskin di Kota Taman mengalami penurunan. Dari data Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat (Dissos-PM) tahun lalu jumlah keluarga miskin mencapai 8.300. Kini tinggal 8.202 keluarga.

“Ada penurunan walaupun tidak signifikan,” kata Kepala Dissos-PM Abdu Safa Muha saat ditemui Kaltim Post pada kegiatan bimbingan teknis penerima bantuan Kube, Rabu (14/8) kemarin.

Dari angka tersebut, sejumlah 5.249 keluarga telah diberikan bantuan. Rinciannya, 2.745 masuk dalam Program Keluarga Harapan (PKH). Sisanya, memperoleh bantuan dari Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Keduanya bersumber dari Kementerian Sosial (Kemensos) RI.

“Kalau data PKH ini bersifat dinamis. Ada yang keluar dan masuk,” ucapnya.

Sejumlah 2.953 keluarga belum menerima bantuan. Rencananya, Pemkot Bontang untuk memberikan subsidi. Dituturkan Safa, persyaratan realisasi pemberian itu sangat ketat. Nominalnya tidak diperkenankan melebihi dari bantuan pusat.

“Karena akan memicu timbulnya masalah,” tutur dia.

Diketahui, bantuan dari pusat untuk tiap keluarga yang masuk dalam BPNT sebesar Rp 110 ribu per bulan. Jumlah ini berpotensi meningkat setelah dilakukannya rapat koordinasi beberapa waktu silam.

Sementara besaran bantuan PKH tergantung banyaknya komponen yang melekat dalam penerima bantuan. Akan tetapi, pemerintah pusat membatasi dari tujuh komponen maksimal hanya empat yang dihitung.

“Itu bisa mencapai Rp 10 juta tiap tahunnya kalau komponennya maksimal,” sebut Safa.

Selain itu, pendistribusian bantuan tidak diperkenankan melalui bank yang telah ditunjuk pemerintah pusat pada kedua programnya. Bahkan, wajib membentuk e-warung terpisah.

Berdasarkan kajian Dissos-PM, penyaluran subsidi sangat memungkinkan dilakukan. Setelah dihitung anggaran yang dibutuhkan mencapai Rp 5-7 miliar dalam setahun.

“Itu kami patok Rp 110 ribu per bulan tiap keluarga ,” terangnya.

Angka jumlah keluarga miskin berpatokan pada basis data terpadu (BDT). Sementara indikatornya, dikatakan miskin bila jumlah pendapatan dalam keluarga dibagi jumlah anggota keluarga tidak lebih dari Rp 900 ribu. (ak) 

 

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 14 September 2019 08:31

Kebakaran Lahan Picu Kualitas Udara Buruk

BONTANG - Polusi udara kembali terjadi di Kota Taman. Berdasarkan…

Sabtu, 14 September 2019 08:29

Sehari Curi Tiga Motor, Gilanya Satu Motor Ternyata Milik Istri Sendiri

BONTANG - Setelah melakukan aksi pencurian dan kekerasan (curas), pencurian…

Sabtu, 14 September 2019 08:28

Tekan Angka DBD, Fogging Massal Dijadwalkan

Kasus penderita Demam Berdarah Dengue (DBD) pada tahun ini mengalami…

Sabtu, 14 September 2019 08:28

Toko Swalayan Berizin Masih Minim

BONTANG – Jumlah toko swalayan di Bontang menjamur. Berdasarkan data…

Jumat, 13 September 2019 10:34

LEMAHHH..!! Dua Bulan Dibentuk, Tim Penertiban THM Belum Ada Hasil

BONTANG –  Pembentukan Tim Penertiban Tempat Hiburan Malam (THM) sudah…

Jumat, 13 September 2019 10:31

Permasalahan Listrik PLN di Bontang Tak Kunjung Rampung

BONTANG -Pergantian wali kota Bontang hampir memasuki 4 periode. Namun…

Jumat, 13 September 2019 10:30

Urai Banjir, Wacanakan Pembangunan Lima Polder

BONTANG – Penanganan banjir menjadi fokus perhatian Pemkot Bontang. Pada…

Jumat, 13 September 2019 10:29

Perwali Direvisi, Area Pendirian Waralaba Berubah

BONTANG – Pemkot Bontang telah merevisi Peraturan Wali Kota 52/2014…

Kamis, 12 September 2019 09:38

Baru Satu Waralaba yang Kantongi IUTM

BONTANG – Jumlah toko modern waralaba di Kota Taman berjumlah…

Kamis, 12 September 2019 09:37

Agus Haris Jadi Wakil DPRD Bontang

BONTANG – Posisi Wakil Ketua 2  DPRD Bontang periode 2019-2024…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*