MANAGED BY:
KAMIS
14 NOVEMBER
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

BESSAI BERINTA

Jumat, 25 Oktober 2019 13:00
Warga Mengeluhkan Kondisi Jalan Kerikil 7

Masih Tanah Liat, Belum Mendapat Semenisasi

INFRASTRUKTUR JELEK: Kondisi Jalan Kerikil 7, RT 13, Kelurahan Bontang Kuala membahayakan bagi pengendara yang melintas terutama saat pasca hujan. ADIEL KUNDHARA/KP

PROKAL.CO, BONTANG - Warga yang bermukim di RT 13, Kelurahan Bontang Kuala menuangkan keluhannya. Mengenai aspek infrastruktur di Jalan Kerikil 7. Sebab, hingga kini akses tersebut belum mendapatkan semenisasi.

Salah satu warga Tince menuturkan saat ini jalan masih berupa tanah liat dan berbatu. Kondisi ini sangat membahayakan pengendara yang melintas. Terutama setelah hujan mengguyur kawasan tersebut.

"Parah itu kalau hujan. Licin dan susah dilewati. Kemarin (dua hari lalu) ada ibu hamil yang jatuh," kata Tince. Dampak dari akses ini terasa bagi kaum pelajar. Karena bila jalan kondisinya becek. Terpaksa memilih untuk meliburkan diri.

"Anak-anak di sini biasa libur sekolah. Soalnya tidak bisa diantar kalau jalannya becek," ucapnya. Ia menuturkan Jalan Kerikil 7 memiliki panjang sekira 150 meter. Dengan lebar tiga meter. Bagian ujung dari akses ini tidak tersambung dengan jalan lainnya.

Tince berharap Pemkot Bontang melakukan perbaikan. Tiga tahun bermukim di kawasan tersebut, belum pernah ada program semenisasi jalan.

"Coba dilirk juga kami di sini. Jangan hanya di daerah lain saja," tutur dia.

Sementara warga lainnya Peris Manurung menyayangkan lambatnya perbaikan jalan. Meski akses tersebut dekat dengan rumah jabatan Wali Kota Bontang.

"Deket Rujab tapi kondisinya begini," kata Peris. Ia menerangkan pasca hujan butuh waktu tiga hari agar kontur jalan dapat dilewati. Jika kurang tiga hari maka, akses masih tergenang air.

"Kalau pengendaranya laki-laki tidak masalah. Kasihan kalau ibu-ibu mau mengantarkan anaknya sekolah," terangnya. Akses ini pun tak lepas dari janji politik. Sebelum pemilu lalu, beberapa anggota dewan terpilih sempat mengunjungi kawasan itu. "Tapi setelah itu tidak ada lagi yang datang," sebut dia.

Pada akses ini, terdapat 15 rumah yang kerap melewati jalur ini. Sebab ini merupakan akses utama bagi warga di area tersebut. "Mudah-mudahan ada tindakan dari pemerintah," pungkasnya. (*/ak)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 05 September 2015 22:12

DPRD Belum Pernah Terima Laporan

<p style="text-align: justify;"><strong>BONTANG</strong> - Walaupun sudah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*