MANAGED BY:
RABU
22 JANUARI
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

BONTANG

Sabtu, 02 November 2019 10:30
Revitalisasi Dua Rusun Selesai Akhir Tahun
BELUM DIHUNI: Rusun Guntung hingga kini belum dilakukan penghunian karena masih dalam proses revitalisasi bangunan.

PROKAL.CO, BONTANG –Pembangunan dua rumah susun (Rusun) di Lhoktuan dan Guntung telah rampung. Sayangnya, keduanya belum dapat dilakukan penghunian. Sebab, pengerjaan revitalisasi masih dilakukan oleh Satuan Kerja (Satker) Provinsi Kaltim.

Plt Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (DPKPP) Maksi Dwiyanto mengatakan revitalisasi baru berakhir pada akhir tahun. Hal ini sesuai dengan durasi masa pemeliharaan.

“Mereka harus menyelesaikan dulu revitalisasi baru bisa dilakukan penghunian,” kata Maksi.

Adapun pengerjaan revitalisasi meliputi sistem kelistrikan, pemipaan, dan arsitekturalnya. Diketahui, beberapa waktu lalu kedua bangunan ini terdapat kerusakan di bagian atap. Sejumlah plafon kondisinya berjamur dan berlubang.

Pun demikian dengan pengerjaan penunjang yang bersumber dari APBD Bontang. Meliputi penurapan untuk bagian belakang bangunan Rusun Lhoktuan dan pembuatan taman di kedua bangunan itu. Dana sebesar Rp 4,3 miliar telah dikucurkan bagi dua rusun. Skemanya terbagi dalam dua tahun.

Rinciannya di APBD 2018 Rusun Lhoktuan digelontorkan Rp 1,2 miliar sedangkan Rusun Guntung memperoleh jatah 746 juta. Satu tahun berselang, Rp 1,1 miliar dianggarkan kembali untuk Rusun Lhoktuan. Sementara Rusun Guntung memperoleh porsi lebih banyak yakni Rp 1,3 miliar.

“Targetnya semua itu selesai di akhir tahun. Sehingga awal 2020 sudah dapat penghunian,” ucapnya.

Meskipun demikian, pendaftaran calon penghuniaan saat ini masih dibuka. Kendati, jumlah kebutuhan telah terpenuhi. Nantinya, calon penghuni bakal dilakukan verifikasi lebih lanjut oleh petugas.

Diketahui, Rusun Loktuan dibangun lima lantai dengan tipe kamar 36 berjumlah 70 kamar. Setiap kamarnya dilengkapi furnitur mulai kasur, meja, kursi, serta lemari pakaian. Ditaksir, tarif per kamarnya dimulai Rp 750 ribu per bulan, untuk lantai paling dasar.

Berbeda dengan Loktuan, Rusun Guntung bertipe 24 dan hanya empat lantai dengan jumlah 90 kamar. Usulan dari DPKPP untuk lantai dasar dipasang tarif sekitar Rp 550 ribu. Adanya selisih Rp 200 ribu dikarenakan dapur di Rusun Guntung bersifat komunal. Terletak di sudut bangunan dan digunakan secara bersama-sama. (ak)

 


BACA JUGA

Rabu, 02 September 2015 20:59

Air Laut Masuk Sungai Sangatta

<p style="text-align: justify;">SANGATTA &ndash;&nbsp;Kemarau panjang yang terjadi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers