MANAGED BY:
KAMIS
14 NOVEMBER
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

BONTANG

Jumat, 08 November 2019 20:16
Dua Sekolah Disentil Dewan, Kekurangan Ruang Kelas, Berlakukan Sistem Sif
MINIM INFRASTRUKTUR: Bangunan SDN 009 Bontang Utara hanya memiliki enam ruangan kelas sedangkan rombel berjumlah dua kali lipatnya. ADIEL KUNDHARA/KP

PROKAL.CO, BONTANG – Dua sekolah negeri disentil oleh anggota dewan. Pasalnya mereka memberlakukan sistem sif dalam kegiatan belajar-mengajar. Sekretaris Fraksi Gerindra Berkarya Raking mengatakan kedua sekolah itu ialah SDN 009 Bontang Utara dan SMPN 2.

Rinciannya, untuk SDN 009 Bontang Utara meberlakukan tiga sif, sedangkan SMPN 2 dua sif. Politisi Partai Berkarya ini menilai kondisi ini dianggap kurang maksimal bagi tenaga pendidik.

“Ini akibat dari kurangnya ruangan kelas. Kasihan gurunya kalau mengajar dari pagi hingga sore. Kalau untuk dua hari saja tidak apa-apa tetapi kalau sampai bertahun-tahun itu tidak wajar,” kata Raking.

Nantinya, legislator bakal melihat sikap yang diambil oleh Pemkot Bontang. Jika tidak diindahkan untuk penambahan ruang kelas maka wakil rakyat siap menggelar inspeksi.

“Karena anggaran untuk pendidikan kan 20 persen dari APBD Bontang. Saya rasa itu cukup untuk memenuhi kebutuhan ruang kelas,” ucapnya.

Kepala SDN 009 Bontang Utara Syaipullah membenarkan sekolahnya memberlakukan tiga sesi belajar. Rinciannya, sesi pertama berlangsung mulai pukul 07.00 hingga 11.00 Wita. Dilanjutkan sesi kedua 11.00-14.00 Wita dan sesi ketiga 15.00-16.00 Wita.

“Untuk kelas 1, 2, dan 3 sesinya dibagi. Sisanya menyesuaikan,” kata Syaipullah.

Hal ini lantaran, sekolah yang berlokasi di Jalan Fery, RT 8, Kelurahan Loktuan ini hanya mempunyai enam ruang kelas. Sementara terdapat 13 rombongan belajar (rombel) di sekolah tersebut. Dengan total siswa yakni 423 siswa. Angka ini berdasarkan data dari data pokok pendidikan dasar dan menengah (Dapodikdasmen).

Ia menuturkan warga masih mempercayai putra-putrinya bersekolah di SDN 009 Bontang Utara. Mengingat tidak dipungut biaya pendidikan di sekolah negeri alias gratis.

“Waktu tahun ajaran kemarin (2019-2020) yang daftar sekira 200 siswa. Kami terima hanya 60. Sisanya ditolak karena tak mampu menampung semuanya,” ujarnya.

Meski demikian, tenaga pendidik di sekolah yang berdampingan dengan SDN 004 Bontang Utara ini tetap memberikan kualitas terbaik. Wakil Kepala Kurikulum SMPN 2 Jumadi juga tidak menampik sekolahnya memberlakukan dua sesi belajar. Sebab, kondisi ini sudah terjadi sejak 1995.

Ruangan belajar yang tersedia hanya 12 kelas. Sementara tercatat 24 rombel di sekolah yang berlokasi di Ir H Juanda ini. Jumlah rombel ini tidak mengalami perubahan sejak 2010. Dengan total siswa mencapai 778 murid.

“Memang kami kekurangan ruang kelas. Bangunan kelas yang ada pun sudah tua usianya,” kata Jumadi.

Kondisi bangunan pun sempit. Secara otomatis berpengaruh terhadap kurangnya pencahayaan. Belum lagi, lokasi bangunan sekolah berada di dataran rendah. Bila hujan maka air menggenang di area sekolah.

“Sebab warga sekitar sini banyak yang meninggikan tanahnya. Beberapa kerusakan bangunan pun selalu kami tambal sulam sejauh ini,” tutur dia.

Menurut Jumadi bantuan pembangunan terakhir terjadi dua tahun lalu. Wujudnya pembuatan ruangan guru, kepala sekolah, dan laboratorium. Ia menilai bangunan ruangan kelas wajib direnovasi. “Kondisinya parah soalnya,” sebut dia.

Jika sekolah menerapkan pengurangan rombel, maka dampaknya bagi kesejahteraah guru. Mengingat rombel yang ada peruntukkannya untuk 24 guru di sekolah tersebut. “Imbasnya ke sertifikasi. Saat ini di SMPN 2 terdapat 42 guru berstatus pegawai negeri sipil (PNS) dan empat guru honorer,” paparnya.

Mekanisme dua sif yakni sesi pertama mulai pukul 07.00-12.10 Wita. Peruntukkannya bagi kelas 9 dan separo kelas 8. Sesi kedua berlangsung 12.30-17.45 Wita bagi kelas 7 dan sisa separo kelas 8.

Tak hanya akademik, penerapan dua sif ini juga berimbas bagi kegiatan ekstrakurikuler dan bimbingan belajar.  Kegiatan ekstrakurikuler terpaksa dijalankan mayoritas hari Minggu. Sedangkan bimbingan belajar menggunakan halaman depan kelas. (*/ak)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 17 September 2019 14:43

Usulan Pekerjaan Fisik Sudah Rampung

BONTANG –Warga RT 18 Kelurahan Bontang Baru, Kecamatan Bontang Utara,…

Senin, 16 September 2019 14:59

Empat Kampung Belum Teraliri Listrik, Dewan Bakal Panggil PLN

Empat kampung di Bontang yang belum tersentuh listrik PLN, dianggap…

Sabtu, 14 September 2019 08:32

Satpol PP Loyo Tertibkan THM, Ini Kata Wakil Wali Kota

BONTANG – Belum adanya tindakan yang dilakukan Satuan Polisi Pamong…

Sabtu, 14 September 2019 08:31

Kebakaran Lahan Picu Kualitas Udara Buruk

BONTANG - Polusi udara kembali terjadi di Kota Taman. Berdasarkan…

Sabtu, 14 September 2019 08:29

Sehari Curi Tiga Motor, Gilanya Satu Motor Ternyata Milik Istri Sendiri

BONTANG - Setelah melakukan aksi pencurian dan kekerasan (curas), pencurian…

Sabtu, 14 September 2019 08:28

Tekan Angka DBD, Fogging Massal Dijadwalkan

Kasus penderita Demam Berdarah Dengue (DBD) pada tahun ini mengalami…

Sabtu, 14 September 2019 08:28

Toko Swalayan Berizin Masih Minim

BONTANG – Jumlah toko swalayan di Bontang menjamur. Berdasarkan data…

Jumat, 13 September 2019 10:34

LEMAHHH..!! Dua Bulan Dibentuk, Tim Penertiban THM Belum Ada Hasil

BONTANG –  Pembentukan Tim Penertiban Tempat Hiburan Malam (THM) sudah…

Jumat, 13 September 2019 10:31

Permasalahan Listrik PLN di Bontang Tak Kunjung Rampung

BONTANG -Pergantian wali kota Bontang hampir memasuki 4 periode. Namun…

Jumat, 13 September 2019 10:30

Urai Banjir, Wacanakan Pembangunan Lima Polder

BONTANG – Penanganan banjir menjadi fokus perhatian Pemkot Bontang. Pada…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*