MANAGED BY:
SABTU
07 DESEMBER
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

BONTANG

Jumat, 22 November 2019 10:07
Dua Warga Muara Badak Terancam Tujuh Tahun Penjara
DIRINGKUS: Dua tersangka pencurian dengan pemberatan diringkus Unit Reskrim Polsek Muara Badak tak lama setelah beraksi.

PROKAL.CO, BONTANG – Warga Dusun Palacari Ilir, Desa Batu-Batu, Kecamatan Muara Badak, Kukar, berinisial My (37) dan Jf (50) dijebloskan ke tahanan. Keduanya disangka mencuri sejumlah peralatan pencucian mobil.

Keduanya ditangkap Unit Reskrim Polsek Muara Badak tak lama setelah beraksi. My dan Jf mengaku barang itu diambil di sebuah kandang ayam milik korban, Risma Tantu. Para tersangka beraksi dengan cara merusak pintu, kemudian satu demi satu barang tersebut dikeluarkan dari kandang.

Curian itu berupa 1 dinamo air, 1 mesin pencuci mobil, 1 mesin pompa air merek Robin warna kuning, dan 30 bola lampu. Belum sempat dijual, polisi lantas meringkusnya hari itu juga di Gang Ontel, Jumat (15/11).

“Petugas melakukan olah TKP disesuaikan dengan keterangan saksi,” terang Kapolres Bontang AKBP Boyke Karel Wattimena melalui Kapolsek Muara Badak Iptu M Yusuf.

Aksi yang dilakukan tersangka membuat korban mengalami kerugian sekitar Rp 9 juta. Keduanya dijerat Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan. Ancaman hukuman paling lama tujuh tahun penjara.

Belum diketahui secara pasti apakah tersangka sudah pernah mencuri di lokasi lain. Sementara ini polisi masih melakukan pengembangan. Yang jelas, dua pria tersebut diketahui tak memiliki pekerjaan tetap, sehingga melakukan aksi tersebut.

Akhir-akhir ini, pencurian di wilayah hukum Polres Bontang memang marak terjadi. Namun, tak mengurungkan semangat polisi untuk mengungkap para pelaku. Berbagai modus dilakukan pelaku dalam mengelabui korban maupun petugas.

Kasubag Humas Polres Bontang Iptu Suyono menambahkan, dari sekian kasus yang diungkap, mayoritas para pelaku berasal dari luar, yang kemudian melakukan aksinya di Bontang. Ini salah satu upaya pelaku menghilangkan jejak dan sulit terdeteksi petugas.

“Bahkan yang tidak berdomisili di Bontang datang kemari melakukan aksinya. Namun, selama itu bukti kuat, pelakunya akan tertangkap juga,” imbuhnya. (*/rsy/kri/k16)

 

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 07 Desember 2019 10:18

TANDA-TANDA APA INI..!! 3 Tahun Berturut-turut, Pengajuan Cerai Terus Naik

BONTANG- Angka perceraian yang masuk ke Pengadilan Agama Kota Bontang…

Sabtu, 07 Desember 2019 10:16

Tiga Hari Blangko KTP-el Ludes

BONTANG – Ketersediaan blangko Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-el) di…

Sabtu, 07 Desember 2019 10:15

NGERI..!! Truk Molen Hantam Gedung SDN 005, Begini Kondisi Murid-Muridnya

BONTANG - Nasib nahas menimpa peserta didik maupun tenaga pendidik…

Sabtu, 07 Desember 2019 10:14

Padahal Tinggal 15 Hari, Tapi Direktur Optimis Rampung 100 Persen, YAKIN...??

BONTANG- Penyelesaian tahap kedua pembangunan Poliklinik Rawat Jalan RSUD Taman…

Sabtu, 07 Desember 2019 10:13

Ternyata Baru Segini Progres Proyek Pemasangan Pipa PDAM

BONTANG – Pengerjaan pemasangan pipa air minum PDAM Tirta Taman…

Sabtu, 07 Desember 2019 10:10

Penyambungan Listrik Jalan di Tempat, PLN Bontang Masih Temui Kendala

BONTANG-Penyambungan listrik ke Kampung Rama masih saja menemui kendala. Hingga…

Sabtu, 07 Desember 2019 10:09

Tidak Memadai, Ruangan Belajar Sempit

BONTANG – Ironi, masih ada satuan pendidikan yang memiliki keterbatasan…

Sabtu, 07 Desember 2019 10:09

Penggantian Pipa PDAM, Lebar Jalan Jadi Sempit

BONTANG – Pipa jaringan milik PDAM Tirta Taman dilakukan penggantian…

Kamis, 05 Desember 2019 23:07

Penderita HIV/AIDS Sulit Diawasi

BONTANG - Penyakit HIV/AIDS terus menjadi momok warga Bontang. Pasalnya,…

Kamis, 05 Desember 2019 23:05

Rencana Diakuisisi, Yayasan Pikir-Pikir

BONTANG - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang berencana mengakuisisi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.