MANAGED BY:
SELASA
21 JANUARI
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

BONTANG

Kamis, 28 November 2019 14:09
Pelabuhan Loktuan Bakal Miliki Rute Baru

Welly: Mereka Sudah Setuju, tetapi Akan Dituangkan dalam Perjanjian

RUTE BARU: Rute pelayaran di Pelabuhan Loktuan bakal bertambah seiring kesepakatan antara PT ASDP Indonesia Ferry dan Pemkot Bontang.

PROKAL.CO, ASDP sepakat bekerja sama dengan Pemkot Bontang untuk membuka rute pelayaran baru. ASDP akan menyiapkan armada dan biaya operasionalnya sedangkan pemkot membangun landasan dermaga.

 

BONTANG - Kunjungan Dinas Perhubungan (Dishub) ke kantor PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry Cabang Balikpapan beberapa waktu lalu menorehkan hasil positif. Sebab, ASDP sepakat melakukan kerja sama untuk membuka rute pelayaran baru yang dituangkan dalam surat perjanjian.

Kasi Angkutan Dishub Welly Sakius mengatakan, saat ini Dishub masih menunggu contoh draf yang bakal dikirimkan. Selanjutnya, pembahasan akan dilakukan dengan Bagian Hukum Setkot Bontang."Pembahasan kami pasti cepat. Dengan harapan rute baru Bontang-Mamuju ini dapat dibuka pada tahun mendatang," kata Welly.

Daerah lain yang menerapkan perjanjian kerja sama serupa ialah Pelabuhan Tana Tidung, Kaltara. Namun, secara lisan, PT ASDP menyepakati bila wewenang mereka ialah menyiapkan armada kapal dan menanggung biaya operasionalnya. Sementara, Pemkot Bontang mendapat jatah menyiapkan landasan dermaganya.

"Mereka sudah setuju tetapi itu akan dituangkan kembali dalam perjanjian. Nantinya disebutkan wewenang pihak pertama dan kedua," ucapnya. Berdasar kajian, pembukaan rute Bontang-Mamuju bakal ramai penumpang. Pasalnya, warga Bontang yang berasal dari Mamuju tidak sedikit.

Lanjut dia, Mamuju salah satu penyuplai komoditas pangan. Terkhusus sayuran dan daging sapi. Hal ini terlihat saat mendekati Iduladha banyak sapi yang didrop ke Pelabuhan Loktuan.

Diprediksi Welly, kapal yang disiapkan ASDP berukuran 50 gross tonnage (GT). Dengan tipe kapal roll on-roll off (ro-ro). Berkapasitas 300 penumpang. Adapun pelayaran dari Bontang-Mamuju membutuhkan waktu sekira 16 jam. "Kendaraan bisa diangkut kapal jenis ini," sebutnya.

Diberitakan sebelumnya, Pemkot Bontang berkeinginan untuk melengkapi sarana dermaga daripada menyediakan kapal. Sebab, jika menyediakan kapal, harus memikirkan biaya operasional pelayaran tersebut. “Perawatannya juga akan lebih repot bila pemkot mempunyai kapal,” terang Kepala Dishub Bontang Kamilan.

Bila MoU ini lamban, penganggaran bisa dialokasikan pada tahun berikutnya. Adapun anggaran untuk pembangunan dermaga kapal ro-ro ini membutuhkan Rp 2 miliar. Konsep landasan berbentuk plengsengan.

Sayangnya, Pemkot Bontang menganggarkan pembangunan secara bertahap. Lokasi pembangunan ini menyasar bekas dari run door kapal Bontang Express. Landasan ini sebagai mobilisasi kendaraan yang terangkut kapal. Jadi, dapat digunakan sebagai akses keluar-masuk, baik dari bagian depan maupun belakang bodi kapal. (*/ak/kri/k16)

 

 

loading...

BACA JUGA

Rabu, 02 September 2015 20:59

Air Laut Masuk Sungai Sangatta

<p style="text-align: justify;">SANGATTA &ndash;&nbsp;Kemarau panjang yang terjadi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers