MANAGED BY:
SABTU
25 JANUARI
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

BONTANG

Rabu, 04 Desember 2019 11:49
Dishub Diminta Tegas, Kepala Dinasnya Cuma Bilang Begini
BELUM TERTIB: Beroperasinya kendaraan bermuatan tiang pancang saat siang disorot legislator.

PROKAL.CO, Angkutan jumbo yang beroperasi siang hari mendapat sorotan kalangan legislator. Dishub Bontang diminta tidak diam saja.

BONTANG–Ketua Komisi III Amir Tosina menilai, Dinas Perhubungan (Dishub) Bontang harus menegakkan aturan. Dia meminta organisasi perangkat daerah (OPD) tersebut tidak tebang pilih demi tegaknya aturan.

Menurut dia, percuma jika regulasi dibuat tapi tidak dijalankan. Ketegasan dalam penegakan wajib agar tidak ada kecemburuan sosial. Politikus Partai Gerindra ini menilai, perusahaan yang memperoleh pasokan tiang pancang pun layak diberi sanksi. Jadi, pengiriman tetap sesuai koridor ketentuan.

“Apabila ada pelanggaran diberikan sanksi bagi pelanggar. Apalagi ini tertuang dalam analisis dampak lalu lintas (andalalin),” ucapnya.

Pelanggaran itu, membahayakan pengendara lain di sekitarnya. Terlebih jika beroperasinya truk pengangkut tiang pancang saat memasuki kawasan padat lalu lintas. Faktor yang perlu diperhatikan berkenaan kontur jalan di Kota Taman berbukit-bukit. Maka sisi keamanan pengguna jalan lainnya patut dijaga.

Senada, anggota Komisi III Faisal menyebut aktivitas truk bermuatan tiang pancang mengganggu pengendara lain. Dia pernah mendapati truk tersebut mogok di salah satu ruas jalan. Akibatnya arus lalu lintas terhambat. “Saya kemarin sempat berhenti dan menegur sopirnya. Dishub jangan tinggal diam,” kata Faisal.

Diberitakan sebelumnya, Kepala Dishub Bontang Kamilan menyebut, masa izin diperbolehkannya truk bermuatan tiang pancang melitas mulai pukul 17.00 hingga malam hari. Dalam waktu dekat, pihaknya akan mengirim surat peringatan kepada perusahaan yang dipasok tiang pancang tersebut.

Untuk mematuhi regulasi yang ada, berkenaan dengan penilangan menjadi kewenangan Satlantas Polres Bontang. “Perusahaan akan kami surati. Memang untuk jenis sumbunya masih masuk regulasi. Beban tiang dibawa tetapi terlalu banyak,” ucap Kamilan. (*/ak/kri/k8)

loading...

BACA JUGA

Jumat, 24 Januari 2020 22:42

Pembangunan BCM Tunggu Amdal

Peletakan batu pertama pembangunan BCM sudah berlalu hampir tiga bulan,…

Jumat, 24 Januari 2020 22:40

Parkir Sembarangan, Ban Dikempeskan

BONTANG - Penataan titik-titik parkir di tepi jalan bakal dilakukan…

Jumat, 24 Januari 2020 22:37

Struktur Rendah, Jalan Kerap Tergenang

ADIEL KUNDHARA/KP BONTANG - Warga RT 26, Kelurahan Bontang Baru…

Kamis, 23 Januari 2020 09:55

NAH KAN..!! Seragam Sekolah Gratis Ternyata Bermasalah

Pengadaan seragam sekolah oleh Pemkot Bontang, sudah terealisasi. Namun, ukurannya…

Kamis, 23 Januari 2020 09:53

Sektor Parkir Belum Maksimal

BONTANG–Sektor parkir menjadi salah satu penyumbang pendapatan asli daerah. Wujudnya…

Kamis, 23 Januari 2020 09:52

PARAH..!! Pintu Rumah Jadi Loket Sabu

BONTANG–Praktik penjualan barang haram berupa sabu-sabu semakin bervariasi. Salah satunya…

Selasa, 21 Januari 2020 11:44

Titik Nol Tol Samarinda-Bontang Masih Rahasia

DOK/KP Proses pembangunan tol Samarinda-Bontang masih menunggu keputusan Presiden Joko…

Selasa, 21 Januari 2020 11:35

Tak Kuat Menanjak, Truk Mundur, Hantam Mobil di Belakangnya

Truk tidak kuat menanjak di jalan poros Samarinda-Bontang, tepatnya di…

Selasa, 21 Januari 2020 11:35

Barang Bukti Truk Kecelakaan

Truk tidak kuat menanjak di jalan poros Samarinda-Bontang, tepatnya di…

Selasa, 21 Januari 2020 11:34

Aneh Juga, Proyek Sudah Selesai Tapi Jumlah Lapak Belum Diketahui

BONTANG - Bangunan Pasar Rawa Indah telah rampung dikerjakan oleh…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers