MANAGED BY:
SABTU
25 JANUARI
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

BONTANG

Sabtu, 11 Januari 2020 11:26
Kecelakaan Pertama Awal Tahun Menelan Korban
TERGELETAK: Korban kecelakaan di jalan Cipto Mangun Kusomo bernama Dina Ridiani meninggal dunia usai ditabrak dari belakang oleh bus milik salah satu perusahaan tambang. ADIEL KUNDHARA/KP

PROKAL.CO, BONTANG – Kecelakaan di awal tahun 2020 langsung menelan korban jiwa. Dina Ridiani warga Jalan Asmawarman, RT 15, Kelurahan Gunung Telihan langsung menghembuskan napas terakhir setelah ditabrak oleh bis milik salah satu perusahaan tambang. Kejadian itu terjadi di Jalan Cipto Mangunkusumo sekira pukul 08.00 Wita.

Diketahui, kakak korban Nanang mengaku adiknya itu sebelumnya datang ke rumahnya. Rutinitas itu dilakukan setiap hari pasca mengantar anaknya ke salah satu sekolah menengah kejuruan (SMK) swasta. Terakhir, Nanang bertemu dengan korban sebulan lalu. Dikarenakan kesibukan pekerjaan.

“Dia (korban) tadi dari rumah saya di BTN Pupuk Kaltim. Tetapi tidak ketemu karena saya posisi kerja. Jadi dia ngobrol sama istri saya,” kata Nanang.

Saat di rumahnya, Nanang menceritakan korban sempat bermain dengan keponakannya. Bahkan beristirahat sejenak di kamar putra Nanang. Dari pihak keluarga tidak memiliki firasat bahwa Dina bakal mengalami musibah seperti ini. Di Bontang, Dina hidup bersama satu orang anaknya. Ia berprofesi sebagai wiraswasta. Memiliki konter handphone dan toko kelontong.

“Suaminya sudah pisah sekira 10 tahun lalu,” ucapnya.

Menurut saksi mata, Angga Dwi Restu Ramadan, korban yang berusia 57 tahun ini dari arah depan SMKN 1 Bontang. Namun di dekat simpang tiga Perum Bukit Sekatup Damai, dia hendak berbalik arah. Dituturkan dia, laju kendaraan korban pun pelan.

“Tiba-tiba terdengar suara keras. Baru lihat korban sudah berada di bawah kolong bus,” kata Angga.

Pelajar SMKN 1 Bontang jurusan Teknik Komputer dan Jaringan kelas XII ini menuturkan, bus berasal dari arah yang sama. Laju bus pun dalam kategori sedang. Ditaksir 50 kilometer per jam. Pasca tabrakan, kendaraan yang bertugas mengangkut karyawan perusahaan itu langsung menepi. Seketika, kendaraan itu dibawa ke Satlantas Polres Bontang untuk diamankan. Sembari meminta keterangan dari pihak sopir.

Senada, warga yang tinggal di sekitar lokasi TKP Inem menuturkan korban berasal dari arah yang sama dengan bus. Kondisi medan yang berwujud turunan membuat laju bis sedikit cepat dibanding kendaraan roda dua.

“Ibunya pelan mau mutar soalnya. Korban ditabrak dari belakang. Kendaraannya sampai terpental,” ujar Inem.

Saat kejadian ia mengaku sedang berada di depan salah satu toko. Membeli kebutuhan rumah tangga. Sementara, Kapolres Bontang AKBP Boyke Karel Wattimena melalui Kasat Lantas AKP Imam Syafi’I mengatakan kasus ini masih dalam penyelidikan. Sejumlah saksi masih dimintai keterangan. Pasalnya, terdapat banyak versi sehubungan kronologis kejadian itu.

“Masih kami dalami. Sopir masih kami amankan di Mapolres Bontang. Status sopir belum bisa dipastikan. Masih dalam pemeriksaan,” kata dia.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun dari saksi, ia membenarkan korban berjalan menuju arah Loktuan. Namun mendekati simpang tiga Perum Bukit Sekatup Damai, korban memutar arah. Korban menggunakan sepeda motor Honda Karisma warna hitam dengan nomor pelat KT 3154 DL. Pada saat bersamaan dari arah belakang terdapat bis Hino warna putih dengan nomor kendaraan KT 7889 RA.

“Karena jarak sudah dekat maka terjadilah benturan antara kedua kendaraan tersebut,” ucapnya.

Nantinya, pihak kepolisian juga akan meminta bantuan pada tim mekanik perusahaan bersangkutan. Untuk memastikan kelaikan bis terbaru sebelum terlibat kecelakaan.

Namun, penuturan dari sopir berinisial BW menjelaskan korban memotong jalan. Saat berada di lajur sama. Sopir pun mengaku kecepatannya pun lambat. “Kecepatan kendaraan saya tidak sampai 50 kilometer per jam,” kata BW.

Dari sisi medis, korban mengalami sejumlah luka di bagian tubuhnya. Dokter umum RS Pupuk Kaltim Lucky Ananto Wibowo mencurigai ada beberapa organ yang mengalami patah. Namun, ia tidak bisa menyebutkan secara spesifik lantaran harus melalui pemeriksaan di radiologi.

“Paling parah lukanya di bagian kepala, leher, dan dada,” kata dokter Lucky.

Korban selanjutnya dimandikan di kamar jenazah. Proses medis lainnya ialah melakukan visum luar. Setelah itu, korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dibawa ke rumah duka. Akhirnya korban dikebumikan di pemakaman kilo empat. Sekira pukul 16.00 wita. (*/ak)

 

loading...

BACA JUGA

Jumat, 24 Januari 2020 22:42

Pembangunan BCM Tunggu Amdal

Peletakan batu pertama pembangunan BCM sudah berlalu hampir tiga bulan,…

Jumat, 24 Januari 2020 22:40

Parkir Sembarangan, Ban Dikempeskan

BONTANG - Penataan titik-titik parkir di tepi jalan bakal dilakukan…

Jumat, 24 Januari 2020 22:37

Struktur Rendah, Jalan Kerap Tergenang

ADIEL KUNDHARA/KP BONTANG - Warga RT 26, Kelurahan Bontang Baru…

Kamis, 23 Januari 2020 09:55

NAH KAN..!! Seragam Sekolah Gratis Ternyata Bermasalah

Pengadaan seragam sekolah oleh Pemkot Bontang, sudah terealisasi. Namun, ukurannya…

Kamis, 23 Januari 2020 09:53

Sektor Parkir Belum Maksimal

BONTANG–Sektor parkir menjadi salah satu penyumbang pendapatan asli daerah. Wujudnya…

Kamis, 23 Januari 2020 09:52

PARAH..!! Pintu Rumah Jadi Loket Sabu

BONTANG–Praktik penjualan barang haram berupa sabu-sabu semakin bervariasi. Salah satunya…

Selasa, 21 Januari 2020 11:44

Titik Nol Tol Samarinda-Bontang Masih Rahasia

DOK/KP Proses pembangunan tol Samarinda-Bontang masih menunggu keputusan Presiden Joko…

Selasa, 21 Januari 2020 11:35

Tak Kuat Menanjak, Truk Mundur, Hantam Mobil di Belakangnya

Truk tidak kuat menanjak di jalan poros Samarinda-Bontang, tepatnya di…

Selasa, 21 Januari 2020 11:35

Barang Bukti Truk Kecelakaan

Truk tidak kuat menanjak di jalan poros Samarinda-Bontang, tepatnya di…

Selasa, 21 Januari 2020 11:34

Aneh Juga, Proyek Sudah Selesai Tapi Jumlah Lapak Belum Diketahui

BONTANG - Bangunan Pasar Rawa Indah telah rampung dikerjakan oleh…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers