MANAGED BY:
SABTU
25 JANUARI
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

BONTANG

Sabtu, 11 Januari 2020 11:29
ASN Pasang Alat Sosialisasi, Langgar Etik
Herdiansyah Hamzah

PROKAL.CO, BONTANG - Alat sosialisasi Pilwali mulai bertebaran di sejumlah titik di tepi jalan Bontang. Termasuk bagi bakal calon yang masih menjabat sebagai aparatur sipil negara (ASN). Pengamat politik dan hukum Universitas Mulawarman Herdiansyah Hamzah mengatakan memasalang baliho untuk kepentingan sosialisasi masuk dalam bagian pelanggaran etik netralitas.

"Itu jelas bertentangan dengan Pasal 11 huruf c PP 42/2004 tentang Pembinaan Jiwa Korps dan Kode Etik PNS juncto Surat Edaran Menpan-RB nomor B/71/M.SM.00.00/2017 tentang Pelaksanaan Netralitas ASN dalam Pilkada," kata pria yang akrab disapa Castro ini.

Menurutnya, masyarakat pun telah memahami tujuan dari pemasangan baliho. Kendati bakal calon tersebut tidak mencantumkan tujuannya secara eksplisit untuk maju dalam pertarungan Pilwali. "Analoginya seekor buaya tidak perlu memasang tulisan buaya di jidatnya untuk dikenal sebagai buaya. Masyarakat sudah memahami tujuan pemasangan baliho untuk sosialisasi Pilkada," ucapnya.

Langkah tegas berada di pundak Bawaslu. Castro berujar seharusnya melaporkan segera ASN yang melanggar ke Komisi ASN. Supaya segera ada penindakan. Selain itu, Bawaslu juga harus gencar mensosialisasikan kegiatan yang melanggar prinsip netralitas ASN. Termasuk menyebarkan surat edaran ke pimpinan parpol di tingkat daerah. Fungsinya sebagai bentuk pencegahan.

"Banyak surat edaran yang mesti dikeluarkan bawaslu ke parpol, tapi tidak dilakukan. Misalnya parpol yang memungut biaya pendaftaran atau melibatkan calon dari ASN untuk sosialisasi," tutur dia.

Diketahui terdapat dua ASN yang muncul di permukaan publik Kota Taman. Yakni Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Bontang Dasuki dan dosen salah satu perguruan tinggi di Kaltim Mulyadi. Baliho Dasuki dipasang di simpang tiga Bontang Plaza dan simpang tiga jalan tembus. Sementara alat sosialisasi Mulyadi justru lebih banyak. Titik pemasangannya diantaranya di simpang tiga Berebas, jalan Selat Malaka, dan simpang empat HM Ardans.

Dikonfirmasi terpisah, Dasuki mengaku langkahnya sebagai bentuk memperkenalkan diri. Apalagi itu diperbolehkan oleh Mahkamah Konstitusi bahwa sebagai ASN diperkenankan menggunakan hak politiknya.

"Saya akan memperkenalkan diri, tidak boleh kah?," kata Dasuki.

Sehubungan pelanggaran etik ASN, ia tetap bersikukuh dengan hasil keputusan MK. Saat disinggung surat edaran Menpan-RB tetap pada pendiriannya. "Jika melewati jalan harus ditabrakkan kode etik, netralitas, dan keberpihakan, MK akan mengatakan tidak fair. Ini azaz keadilan," ucapnya.

Awak media Kaltim Post sempat hendak menanyakan lebih lanjut mengenai netralitas. Tetapi tim relawannya sudah meminta Dasuki untuk segera meninggalkan ruang penyerahan formulir penjaringan bakal calon wakil wali kota di Sekretariat DPD II Golkar Bontang. Gestur kedipan mata pun ditujukan kepada Ketua PGRI Bontang ini oleh tim relawan saat sesi konperensi pers. (*/ak)

 

loading...

BACA JUGA

Jumat, 24 Januari 2020 22:42

Pembangunan BCM Tunggu Amdal

Peletakan batu pertama pembangunan BCM sudah berlalu hampir tiga bulan,…

Jumat, 24 Januari 2020 22:40

Parkir Sembarangan, Ban Dikempeskan

BONTANG - Penataan titik-titik parkir di tepi jalan bakal dilakukan…

Jumat, 24 Januari 2020 22:37

Struktur Rendah, Jalan Kerap Tergenang

ADIEL KUNDHARA/KP BONTANG - Warga RT 26, Kelurahan Bontang Baru…

Kamis, 23 Januari 2020 09:55

NAH KAN..!! Seragam Sekolah Gratis Ternyata Bermasalah

Pengadaan seragam sekolah oleh Pemkot Bontang, sudah terealisasi. Namun, ukurannya…

Kamis, 23 Januari 2020 09:53

Sektor Parkir Belum Maksimal

BONTANG–Sektor parkir menjadi salah satu penyumbang pendapatan asli daerah. Wujudnya…

Kamis, 23 Januari 2020 09:52

PARAH..!! Pintu Rumah Jadi Loket Sabu

BONTANG–Praktik penjualan barang haram berupa sabu-sabu semakin bervariasi. Salah satunya…

Selasa, 21 Januari 2020 11:44

Titik Nol Tol Samarinda-Bontang Masih Rahasia

DOK/KP Proses pembangunan tol Samarinda-Bontang masih menunggu keputusan Presiden Joko…

Selasa, 21 Januari 2020 11:35

Tak Kuat Menanjak, Truk Mundur, Hantam Mobil di Belakangnya

Truk tidak kuat menanjak di jalan poros Samarinda-Bontang, tepatnya di…

Selasa, 21 Januari 2020 11:35

Barang Bukti Truk Kecelakaan

Truk tidak kuat menanjak di jalan poros Samarinda-Bontang, tepatnya di…

Selasa, 21 Januari 2020 11:34

Aneh Juga, Proyek Sudah Selesai Tapi Jumlah Lapak Belum Diketahui

BONTANG - Bangunan Pasar Rawa Indah telah rampung dikerjakan oleh…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers