MANAGED BY:
SENIN
18 NOVEMBER
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

BONTANG

Jumat, 11 September 2015 21:12
Isro: Keteladanan Orangtua Jadi Metode Efektif

Upaya Pemkot Wujudkan Masyarakat Berbudi Luhur

HMS KOMITMEN DI PENDIDIKAN: Isro Umarghani saat berdialog dengan salah seorang murid SD, dalam kunjungannya beberapa waktu lalu.

PROKAL.CO, style="text-align: justify;">Keteladanan orangtua dianggap metode paling efektif dalam pengembangan pendidikan karakter di lingkungan keluarga. Hal ini diungkapkan Wakil Wali Kota Bontang, Isro Umarghani.

KATA Isro, pendidikan karakter tidak bisa diajarkan melalui doktrin belaka. Orang tua adalah figur utama di lingkungan keluarga. Sebagai figur yang selalu memiliki waktu lebih banyak bergaul dengan anak, sikap dan tingkah laku orangtua lebih mudah melekat dalam diri anak.

"Pendidikan karakter sesungguhnya sudah selayaknya tertanam pada diri anak mulai saat sang anak masih berada dalam kandungan sang ibu," jelas Isro.
Pendidikan karakter sesungguhnya sudah selayaknya tertanam pada diri anak mulai saat sang anak masih berada dalam kandungan sang ibu. Bagaimana keimanan, ketaqwaan, moralitas, spiritual, mentalitas, sosial dan budaya kedua orangtua akan membentuk karakter yang baik pada anak.

"Ketika sang anak lahir, tumbuh dan berkembang, maka karakter anak mulai tampak. Anak mulai dapat mencermati seperti apa karakter orang tuanya. Berdasarkan keteladanan sikap dan tingkah laku ini, anak akan tumbuh dan berkembang menjadi pribadi yang unik," urai dia.

Di samping itu, lanjut Isro, anak juga akan bersosialisasi dengan lingkungannnya secara langsung dan tidak langsung. Sesuai dengan perkembangan dan kematangan karakternya, anak akan cenderung meniru lingkungannya tersebut. Meniru dan mencontoh sikap dan kepribadian pihak luar selain kedua orang tua.

Misalnya tokoh-tokoh tertentu yang menarik perhatian mereka. Penanaman karakter yang baik sejak dini di lingkungan keluarga akan memperkokoh karakter anak meskipun mereka telah meniru dan mencontoh karakter tokoh idolanya tersebut.

Namun dalam praktiknya sering timbul permasalahan. Kadang-kadang sebagai orangtua, sebagai pendidik profesional kita menjadi lalai dalam bersikap dan bertingkah laku di depan anak.(hms/id)


BACA JUGA

Kamis, 03 September 2015 20:57

Rusunawa Rampung Akhir Tahun 2015

<p style="text-align: justify;">BONTANG - Proyek rumah susun sederhana sewa (rusunawa)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*