MANAGED BY:
KAMIS
14 NOVEMBER
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

BONTANG

Selasa, 15 September 2015 20:11
"Pegawai Jangan Malas"
hms Isro Umarghani

PROKAL.CO, style="text-align: justify;">APARATUR negara sebagai abdi masyarakat harus melayani kebutuhan warga secara profesional. Hal ini diungkapkan Wakil Wali Kota Bontang, Isro Umarghani saat melaksanakan apel pagi di Kantor Lurah Gunung Telihan beberapa waktu lalu.

Lanjut Isro, dia pun menekankan pentingnya nilai dalam bekerja. Salah satu nilai yang harus digenjot adalah antusias. Isro berpesan agar aparatur negara tidak berleha-leha dalam melayani masyarakat.

“Sukses besar itu kumpulan antusiasme. Sukses tidak dikumpulkan dengan santai-santai,” paparnya.
Isro menuturkan saat ini pekerjaan rumah para aparatur negara adalah kurangnya nilai atau etika. “Negara kita kaya tapi mudah sekali menjual aset kepada orang lain itu masalahnya ada di nilai dan etika,” ungkap Isro.

Isro berpesan nilai profesional mesti harus disandingkan dengan etika budi luhur dan moral. “Kita sudah punya nilai berbudi luhur yakni jujur, sabar, antusias dan cinta,” katanya.
Kata dia, jika aparatur negara jujur maka akan lahir komitmen, amanah, tanggung jawab terhadap pekerjaan. Sementara kalau sabar dia tidak mudah menyerah, punya inisiatif dan tahan banting,” sebutnya.

Isro yang baru saja menyelesaikan thesis berjudul, “Pengembangan SDM Berbasis Kompetensi Inti” ini menerangkan tiga sikap profesional kepada abdi negara. Pertama profesional mesti harus menguasai bidangnya. Kedua, seseorang mesti memiliki kemampuan manajerial. “Ingat kita harus bisa merencanakan, mengatur, melakukan dan mengevaluasi sebelum melakukan kerja,” ujarnya.

Ketiga, papar Isro, seorang abdi negara harus berpikir strategis. Isro menjelaskan berpikir strategis adalah memiliki tujuan jangka panjang.
Ia melanjutkan dalam thesisnya disebutkan kompetensi manusia itu ibarat gunung es. “Yang nampak kecil diatas adalah skill dan knowledge. Sementara yang besar di bawah itu nilai,” terangnya.

Orang yang memiliki nilai tidak hanya berhenti pada pemanfaatan skill dan pengetahuannya semata. “Orang yang punya nilai kalau tidak diawasi ya tetap bekerja profesional, selalu produktif karena bekerja sesuai dengan keyakinan yang ia punya,” sebut Isro. (hms)


BACA JUGA

Kamis, 03 September 2015 20:57

Rusunawa Rampung Akhir Tahun 2015

<p style="text-align: justify;">BONTANG - Proyek rumah susun sederhana sewa (rusunawa)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*