MANAGED BY:
SENIN
17 FEBRUARI
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

BONTANG

Sabtu, 26 September 2015 20:06
Masih Remaja Sudah Jadi Duet Maling Motor
MASIH AMATIR: Surahman (kiri) dan Fiqi (tengah) terpaksa menginap di rumah tahanan Polres Bontang lantaran terlibat kasus curanmor.(Guntur/Bontang Post)

PROKAL.CO,

BONTANG - Dua remaja harus berurusan dengan polisi lantaran terlibat kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Mereka diringkus dalam waktu yang berbeda. Kamis (24/9) sekira pukul 23.30 Wita, polisi berhasil menangkap Fiqi (16) warga Kelurahan Bontang Baru, kemudian Jumat (25/9) sekira pukul 02.00 Wita, giliran Surahman (18) warga Kelurahan Tanjung Laut Indah diringkus.

Tak hanya mengamankan kedua tersangka, Unit Opsnal Sat Reskrim Polres Bontang juga berhasil mengamankan barang bukti berupa motor Yamaha Jupoter MX warna silver KT 2623 DN. Motor itu adalah milik Abdillah (41) yang dilaporkan hilang di perumahan HOP IV Badak LNG, 14 September sekira pukul 23.00 Wita lalu.

Kapolres AKBP Hendra Kurniawan, melalui Kasat Reskrim AKP Ade Harri Sistriawan mengatakan, hingga saat ini pihaknya masih terus melakukan pengembangan atas kasus tersebut. Meski keduanya mengaku baru sekali terlibat curanmor, namun Korps Bhayangkara itu tidak mudah percaya begitu saja.

“Kalau mengakunya sih baru pertama kali mencuri motor. Cuma, kami masih akan melakukan pengembangan lagi. Meskipun mengaku baru pertama kali mencuri motor, tapi mereka sudah seperti penjahat profesional. Mereka tidak menggunakan kunci T atau peralatan untuk menyalakam motor yang dicuri,” katanya.

Berbeda dengan kebanyakan penjahat amatir yang mencuri motor yang kuncinya masih menempel, kedua tersangka ini mengambil motor tanpa kunci atau peralatan lain. Keduanya mengambil motor yang tidak dikunci setang, kemudian didorong menjauh dari tempat kejadian perkara (TKP), lalu dinyalakan dengan cara memotong kabel kontak.

“Kedua tersangka beraksi bersama-sama. Awalnya mereka berboncengan melakukan survei, menggunakan motor milik SR (Surahman, Red.). Kemudian, motor korban pun jadi sasaran. Setelah dirasa aman, FI (Fiqi, Red.) turun dan mengambil motor, kemudian didorong bersama-sama. Setelah memutus kunci kontak, kemudian motor diengkol dan menyala. Motor itu pun dibawa lari,” jelasnya.

Akibat perbuatannya tersebut, kedua tersangka disangka melanggar Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman tujuh penjara.

Dikonfirmasi terpisah, Fiqi mengaku baru pertama kali mencuri motor. Habis dicuri, kata dia, motor itu disembunyikan di Gang Baronang, Kelurahan Tanjung Laut Indah. “Awalnya kami mau jual motor itu. Tapi takut ketahuan polisi. Makanya kami biarkan saja di situ,” kata Fiqi, yang diamini oleh Surahman.

Dia pun mengaku jika aksi pencurian itu baru pertama kali dilakukannya. “Kami baru sekali mencuri. Kami menyesal, kami mau pulang,” katanya. (gun) 


BACA JUGA

Rabu, 02 September 2015 20:59

Air Laut Masuk Sungai Sangatta

<p style="text-align: justify;">SANGATTA &ndash;&nbsp;Kemarau panjang yang terjadi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers