MANAGED BY:
SABTU
14 DESEMBER
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

ZETIZEN

Jumat, 26 Agustus 2016 00:34
Kisah Mantan Pasien DBD
Halaman Ekspresi Bontang Post

PROKAL.CO, Siapa bilang mantan hanya urusan asmara. Tentang hati dengan hati bertaut, lalu putus dan tak terpaut. Jadilah mantan. Enggak hanya pacar, mantan pasisen DBD juga ada nih. Apalagi, Demam Berdarah Dangue (DBD) sedang menghantui Kota Taman. Semua orang dibuat panik. Headline pemberitaan koran juga menyorot kasus kematian akibat gigitan nyamik ganas itu. Bayangkan, di Bontang si nyamuk sudah membuat 7 orang meninggal dunia. Idih, mengerikan sekali ya Sobat Ekspresi. Ada beberapa anak yang sudah pernah terkena penyakit DBD nih. Satu anak baru  saja divonis dokter dan sudah sembuh. Satunya lagi, terkena DBD dua kali. Check it out ya!

Femmy Yudiono, siswa Kelas XII MIA 2 SMA Negeri 1 Bontang ini baru saja sembuh dari DBD. Alhamdulillah ya. Karena berhasil mendapat perawatan dokter, dan menjalani opname selama 5 hari, didukung makan sehat dan obat-obatan, Femmy berhasil sembuh. Walaupun nih, doi sekarang jadi lebih kurus banget. Telak, soalnya berat badannya menurun 8 kilogram. Semula 52 kilo sekarang menjadi 44 kilo.

“Nah, awalnya itu saya tiga hari pertama merasa pusing, badan saya panas, terus radang. Saya periksa donk, tapi rata-rata hasil pemeriksaan kalau panas biasa dan radang saja. Begitu hari ketiga, dibawa ke IGD (Instalasi Gawat Darurat) Rumah Sakit, darah saya dicek. Dan positif DBD,” papar cowok berkulit sawo matang itu, Kamis (25/8).

Femmy panik sekali tuh. Apalagi sampai harus meninggalkan sekolah dan enggak mengikuti pelajaran yang diberikan guru di sekolah. Trombosit femmy menurun drastis, untungnya dia enggak kekurangan darah. Sehingga enggak perlu broadcast di BlackBerry Messanger (BBM) sedang membutuhkan darah tertentu.

“Saya diberikan obat dokter, entah namanya apa. Tapi pihak rumah sakit mengatakan kalau obat itu bisa menaikkan trombosit. Terus, kalau ingin cepat sembuh, disarankan banyak mengkonsumsi air putih atau jus jambu,” ujarnya.

Tuh, kalau sudah positif DBD dan dirawat, kalian harus punya semangat sembuh tinggi. Makan bergizi yang banyak, minum jus jambu merah agar kadar trombosit meningkat. Terhempas deh DBD. Dia juga meyakini, saat itu mendapat gigitan nyamuk saat pipis ke toilet. “Pokoknya, jika kalian demam selama tiga hari mendingan langsung ke RSUD saja. Sedih juga saya, saat ini banyak fenomena meninggal karena DBD dan kekurangan darah. Kayaknya saya digigit waktu ke WC, apalagi tempatnya lembab gitu,” tutupnya kecewa.

NEXT, cewek aktif berbibir mungil ini malahan dua kali dibuat pusing oleh gigitan nyamuk Aedes. Namanya Chintia Heksa, Kelas  XII MIA SMA Negeri 1 Bontang. Pertama, saat dirinya masih menggunakan seragam biru-putih, sekolah di SMP Negeri 1 Bontang. Saat itu dia positif mengidap DBD. Kedua, saat dia duduk sudah SMA, tepatnya duduk dibangku Kelas X SMA Negeri 1 Bontang, untungnya masih gejala DBD. Sehingga enggak begitu mengkhawatirkan.

“Makanya saya tahu banget tuh tentang DBD. Nah, kalau tebakan saya, waktu SMP tergigitnya di kelas. Soalnya dulu kelas suasananya gelap dan kolong meja banyak sekali nyamuknya. Kalau gejala, sepertinya saat sedang bermain dengan teman,” sebutnya.

Gigitan itu membuat Chintia pusing, lemas, enggak bisa beraktivitas, enggak nafsu makan (apalagi melihat wajah mantan tambah ingin muntah. Hehehe), sampai enggak mandi. Hiuuuks. “Makan saja saya sampai disuapin. Terus mendapatkan perawatan deh. Kalau DBD lima hari rawat inap. Kalau gejala DBD, hanya 3 hari saja saya sembuh. Soalnya saya maksakan diri buat makan banyak,” cerita dia.

Chintia geram banget nih DBD menteror Bontang. Sampai membuat teman sekelasnya, si Femmy sakit. Dia merasa miris, kemana Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang. Sampai fogging jarang dilakukan. Kalaupun ada, menunggu kematian baru beraksi. Hihihi.

“Pasti ketakutan ada, karena kita beraktivitas baik di sekolah atau di rumah. Kalau di rumah aman, bagaimana dengan di sekolah. Enggak tahu bagaimana nih Pemerintah. Kegiatan fogging juga jarang sekali saya temukan,” pungkasnya. (pre)


BACA JUGA

Jumat, 04 September 2015 21:03

Dualisme KNPI Ancam Anggaran

<p style="text-align: justify;"><strong>BONTANG</strong> - Dualisme kepemimpinan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.