MANAGED BY:
SENIN
17 FEBRUARI
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

BONTANG

Kamis, 01 Oktober 2015 19:30
Listrik Bontang Padam karena Pemeliharaan Jaringan

Pasokan Listrik Berkurang, Biarpet sampai 4 Oktober

M Jumri/Bontang Post

PROKAL.CO,

TERUS DIPERBAIKI: Tak hanya keluar dari jaringan Sistem Mahakam yang menjadi penyebab biarpet sering terjadi, melainkan adanya kerusakan mesin pada pembangkit yang terpusat di Kanaan. Saat ini, PLN terus berupaya memperbaiki jaringan.

 

BONTANG - Pekerjaan pemeliharaan jaringan transmisi 150 kilo volt (KV) di jaringan Sistem Mahakam line Sambutan-Teluk Pandan makan korban. Kelistrikan di Bontang pun terisolasi. Pemadaman jadi tak menentu. Kondisi seperti ini akan terjadi pada 26 September-4 Oktober. (Jadwal pemadaman, silakan lihat infografis)

Rabu (30/9) kemarin, pemadaman sampai terjadi dua kali. Di Jalan Mulawarman, Kelurahan Bontang Baru, siang terjadi pemadaman, sore kembali padam. Bahkan, pada sore harinya, nyaris seluruh wilayah Bontang mati lampu.

“Penyebab padamnya listrik adalah pemeliharaan jaringan transmisi. Saat siang, kami operasi isolated (terisolasi), terpisah dari Sistem Mahakam. Cuma ini (kemarin, Red.) masuknya (listrik dari Sistem Mahakam, Red.) agak lambat, sehingga Bontang masih isolated,” kata Gumelar, Asisten Manajer Jaringan PLN Area Bontang, Rabu (30/9) tadi malam.

Pembangkit listrik yang dimiliki Bontang sejatinya mampu memasok listrik melebihi beban puncak, namun itu saat semua unit beroperasi normal. Saat kondisi normal, unit PLN itu mampu menghasilkan listrik sampai 28-29 mega watt (MW), sedangkan beban puncak mencapai 24 MW.

Dia menjelaskan, pembangkit yang dimiliki Bontang meliputi PLTD-MG Kanaan dua mesin, PLTD Cummins empat, PLTD MAK empat mesin, dan PLTMG BME tiga mesin. Keempatnya berada satu tempat di Kanaan. Sementara, pembangkit lainnya adalah PLTMG di Jalan Arif Rahman Hakim, Belimbing.

Namun, karena ada kerusakan, produksi PLN pun mengalami penurunan. “Iya, ada yang rusak. Saat ini, daya yang dimiliki hanya 16 MW saja,” katanya. Informasinya, yang mengalami kerusakan ada di area PLTD-MG Kanaan. “Tadi pagi (kemarin, Red.), di Belimbing (PLTMG Belimbing, Red.) ada pemeliharaan, tapi siang sudah masuk lagi,” sambungnya.

Sebelumnya, Manajer PLN Area Bontang, La Ode Lawati membenarkan adanya kerusakan beberapa mesin. Antara lain, PLTD MAK, kemudian PLTD Cummin yang biasanya menghasilkan 1,5 MW namun hanya menjadi 0,5 MW saja. Tak hanya itu, dua mesin pembangkit yang biasanya menjadi andalan karena mampu menghasilkan daya masing-masing hingga 6 MW, saat ini total keduanya hanya mampu menghasilkan total daya sekitar 8,1 MW saja.

Selain ada komponen yang rusak yang disebabkan kondisi cuaca yang sangat panas. “Kami akan berupaya melakukan perbaikan secepatnya,” ujar La Ode saat memberikan penjelasan kepada Wakil Wali Kota Bontang, H Isro Umarghani, Selasa (29/9) lalu.

Dia juga menegaskan, jika tidak terjadi gangguan pada mesin, daya mampu PLN Area Bontang jauh melampaui beban listrik di Bontang. Pasalnya, jika semua unit beroperasi secara normal, daya yang dihasilkan bisa mencapai 28-29 MW. Sementara beban di siang hari maksimal hanya sekitar 22 MW dan beban puncak sekitar 24 MW saja.

Sebelumnya, Selasa itu pula, Isro sempat marah besar terhadap PLN. Dia langsung mendatangi kantor PLN Area Bontang untuk mencari kepastian. Maklum, telinga Pemkot Bontang dibuat “panas” karena listrik di Kota Taman sering biarpet selama sepekan ini.

“Saya terima banyak SMS (short message service/pesan singkat) dari masyarakat terkait pemadaman ini. Kami sangat kecewa, kami sedih. Padahal pemkot sudah mem-back up PLN, dan saya yakin tidak ada pemerintah daerah di kota lain yang melakukan itu, bisa dicek. Tapi kenapa seperti ini (sering biarpet, Red.),” tegas Isro di hadapan manajemen PLN.

Kondisi ini menurut Isro membuat pemkot seolah-olah tidak mampu merealisasikan pemenuhan kebutuhan listrik. Padahal, menurutnya, persoalan listrik adalah salah satu program prioritas, dan pemerintah sangat all-out terhadap itu. “Persoalan listrik ini kami seriusi. Pemkot sudah membantu penyediaan kebutuhan listrik secara maksimal. Kami bukan omdo (omong doang), kami kerja,” tegas Isro.

Isro juga sempat menyinggung soal suplai PLN Area Bontang ke Sangatta. Ternyata, dari penjelasan PLN, suplai ke Sangatta mencapai 4,7 MW jika tersambung dengan Sistem Mahakam. Namun, pada saat terisolir dipangkas menjadi 2,6 MW saja. Menerima penjelasan itu, Isro pun sempat mengusulkan sebaiknya pengurangan daya lebih dibebankan terhadap suplai Sangatta.

Kekesalan pemerintah terhadap PLN sudah lama dipendam. Pasalnya, Pemkot Bontang sudah habis-habisan mendukung program PLN. Bahkan, Juli lalu pemkot bersurat ke PT PLN (Persero) Wilayah Kaltim-Kaltara (Kaltimra). Surat tersebut ditembuskan langsung kepada Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak di Samarinda, Dirut PLN di Jakarta, ketua DPRD Kaltim, ketua DPRD Bontang, dan manajer PLN Area Bontang.

Pemkot marah lantaran sejak terintegrasi dengan Sistem Mahakam, Bontang sering biarpet. Sejak 2013 lalu pemkot sudah menyediakan pembangkit dengan daya sebesar 11 MW. Bahkan membangun 16 jaringan listrik yang dialiri PLN dan dinikmati masyarakat.

Selain itu, pemkot juga sudah membangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) komunal di Selangan, Melahing, Gusung, Tihi-Tihi, dan Lok Tunggul. Lantas, untuk membantu PLN, pemkot memasang solar cell di 300 titik lebih dan mengganti lampu jalan dengan lampu hemat energi pada 500 titik lebih.

Dampak positifnya buat PLN, perusahaan listrik itu mendapat tambahan pelanggan yang cukup signifikan. Selama empat tahun, sejak 2010 hingga 2014, terjadi kenaikan pelanggan sebesar 19.964 pelanggan atau peningkatan 60,5 persen.

Tak hanya itu, pemkot mengklaim, sebelum jaringan listrik Bontang tersambung dengan Sistem Mahakam, masyarakat telah merasakan keberhasilan program pemerintah. Listrik jarang biarpet. Namun sejak bergabung dengan Sistem Mahakam yang diharapkan semakin andal dan jitu, justru tidak sesuai dengan ekspektasi.  (hd/gun)

loading...

BACA JUGA

Rabu, 02 September 2015 20:59

Air Laut Masuk Sungai Sangatta

<p style="text-align: justify;">SANGATTA &ndash;&nbsp;Kemarau panjang yang terjadi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers