MANAGED BY:
SENIN
18 NOVEMBER
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

BONTANG

Kamis, 03 September 2015 01:41
Kahar: Tahun Depan Harus Dapat

Soal Bantuan Keuangan Pemprov Kaltim

Ketua DPRD Bontang Kaharuddin Jafar (dok Bontang Post)

PROKAL.CO, style="text-align: justify;">BONTANG – Ketua DPRD Bontang Kaharuddin Jafar mengatakan dapat menerima alasan Pemkot Bontang karena tidak mendapat bantuan keuangan (bankeu) dari APBD-P Kaltim karena kondisi keuangan yang defisit. Kendati demikian, dia menegaskan agar Bontang dapat menerima bankeu di APBD Kaltim 2016, tahun depan.

“Untuk di APBD Perubahan daerah memang berhati-hati untuk menerima bantuan keuangan, khususnya untuk program fisik. Harus dipertimbangkan dengan sisa waktu pengerjaan kegiatan. Apakah mencukup atau tidak. Karena kalau fisik harus dilelang. Namun sebenarnya, yang perlu dimaksimalkan atau prioritas adalah bankeu di APBD murni,” kata Kahar-sapaannya-saat ditemui di gedung DPRD, Selasa (1/9) kemarin.

Terkait dengan ‘kepastian’ maksimalnya perolehan bankeu dari APBD Kaltim 2016, dia mengatakan DPRD Bontang dan Pemkot sepakat untuk mengawal usulan-usulan yang disampaikan ke provinsi.

“Kami meminta agar Pemkot Bontang terus melakukan komunikasi untuk ini. Selain itu, kami sebagai DPRD juga akan berupaya untuk bekerja sama dengan DPRD Kaltim,” katanya.

Sebelumnya, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Bontang, Zulkifli mengatakan, ada tiga indikator yang mendasari Pemprov Kaltim tidak mengucurkan anggaran.

“Pertama kapasitas fiskal daerah, kedua serapan anggaran, dan ketiga keselarasan program usulan dengan prioritas pemprov. Silpa bukan indikator penilaian realisasi bankeu dari APBD-P 2015. Melainkan tiga indikator tersebut," jelas Zulkifli, Senin (31/8) lalu.

Dijelaskan, kapasitas fiskal daerah atau kemampuan keuangan daerah memang relatif lebih kecil dibanding kota/kabupaten penerima bankeu Kaltim. Sementara, serapan anggaran daerah di antaranya disebabkan berbagai hal. Di antaranya, sejumlah proyek pembangunan yang terkendala pembebasan lahan, serta dianggap belum sejalan dengan program prioritas Pemprov Kaltim.

"Padahal pemkot sudah mengusulkan bantuan keuangan sebesar Rp 70,9 miliar. Di bidang fisik misalnya, alokasi dana diperuntukan pada proyek peningkatan kawasan Hop senilai Rp 10 miliar. Selain itu, bidang kesejahteraan rakyat dan ekonomi," rincinya.

Berbeda dengan APBD murni 2015. Dia mengakui Bontang masih memperoleh Rp 51,4 miliar dari pemprov. Sementara tudingan Silpa sebagai biang luputnya bantuan, Zulkifli membantah dengan tegas. Karena, berdasarkan informasi diterima, sejumlah daerah penerima bantuan tercatat memiliki nilai Silpa lebih besar dari yang dihasilkan Bontang.

Semisal Balikpapan dengan nilai Silpa Rp 933 miliar, Kutai Timur (Kutim) dengan Silpa Rp 429 miliar. " Lalu Samarinda dengan nilai Silpa sebesar Rp 485 miliar. Dan terbesar Silpa di Berau yang mencapai Rp 1,6 triliun," tegasnya.

Dia pun mengingatkan, realisasi program, serta terwujudnya bantuan keuangan dari Pemprov Kaltim, tak lepas dari dukungan pemprov dan DPRD Kaltim.

"Yang perlu diingat, bantuan keuangan bisa diterima daerah, ketika mendapat dukungan Pemprov dan DPRD Kaltim. Kalau tidak ada, tentu tidak akan dapat,"  tutupnya. (hd)


BACA JUGA

Selasa, 17 September 2019 14:43

Usulan Pekerjaan Fisik Sudah Rampung

BONTANG –Warga RT 18 Kelurahan Bontang Baru, Kecamatan Bontang Utara,…

Senin, 16 September 2019 14:59

Empat Kampung Belum Teraliri Listrik, Dewan Bakal Panggil PLN

Empat kampung di Bontang yang belum tersentuh listrik PLN, dianggap…

Sabtu, 14 September 2019 08:32

Satpol PP Loyo Tertibkan THM, Ini Kata Wakil Wali Kota

BONTANG – Belum adanya tindakan yang dilakukan Satuan Polisi Pamong…

Sabtu, 14 September 2019 08:31

Kebakaran Lahan Picu Kualitas Udara Buruk

BONTANG - Polusi udara kembali terjadi di Kota Taman. Berdasarkan…

Sabtu, 14 September 2019 08:29

Sehari Curi Tiga Motor, Gilanya Satu Motor Ternyata Milik Istri Sendiri

BONTANG - Setelah melakukan aksi pencurian dan kekerasan (curas), pencurian…

Sabtu, 14 September 2019 08:28

Tekan Angka DBD, Fogging Massal Dijadwalkan

Kasus penderita Demam Berdarah Dengue (DBD) pada tahun ini mengalami…

Sabtu, 14 September 2019 08:28

Toko Swalayan Berizin Masih Minim

BONTANG – Jumlah toko swalayan di Bontang menjamur. Berdasarkan data…

Jumat, 13 September 2019 10:34

LEMAHHH..!! Dua Bulan Dibentuk, Tim Penertiban THM Belum Ada Hasil

BONTANG –  Pembentukan Tim Penertiban Tempat Hiburan Malam (THM) sudah…

Jumat, 13 September 2019 10:31

Permasalahan Listrik PLN di Bontang Tak Kunjung Rampung

BONTANG -Pergantian wali kota Bontang hampir memasuki 4 periode. Namun…

Jumat, 13 September 2019 10:30

Urai Banjir, Wacanakan Pembangunan Lima Polder

BONTANG – Penanganan banjir menjadi fokus perhatian Pemkot Bontang. Pada…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*