MANAGED BY:
SENIN
17 FEBRUARI
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

BONTANG

Sabtu, 03 Oktober 2015 18:26
Antisipasi Lakalantas-Curanmor, Polisi Gencarkan Razia Kendaraan
TANGKAPAN: Kasat Lantas AKP Nur Kholis menunjukkan kendaraan yang ditilang saat razia, Jumat (2/10) kemarin. (PRETTY/BONTANG POST)

PROKAL.CO,

BONTANG - Sat Lantas Polres Bontang terus melakukan razia. Jumat (2/10) sekira pukul 08.00 Wita kemarin, mereka merazia pengendara di Jalan Cipto Mangunkusumo (eks Jalan Pupuk Raya), tepatnya di  depan SMP Yayasan Pupuk Kaltim (YPK).

Kapolres AKBP Hendra Kurniawan, melalui Kasat Lantas AKP Nur Kholis mengatakan, razia merupakan peningkatan agenda rutin. Ini untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan lalu lintas (lakalantas) dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

“Ini kegiatan rutin yang kita tingkatkan. Karena banyak lakalantas dan curanmor, dengan korbannya menggunakan R2 (roda dua/motor, Red.). Jadi untuk antisipasi lakalantas, curanmor, dan kejahatan lainnya,” sapanya.

Dia menjelaskan, lakalantas di Kota Taman banyak memakan korban, khususnya pengendara motor. Bahkan sampai menyebabkan korbannya meninggal dunia (MD). Baik melawan kendaraan roda empat (R4) atau mobil, R6, maupun R10.

“Yang MD pasti R2. Entah itu keteledoran R2 maupun karena keteledoran lawannya yang beroda lebih dari 4,” mirisnya.

Dari hasil razia kemarin, Sat Lantas Polres Bontang mengamankan 40 unit sepeda motor dengan beragam pelanggaran yang dilakukan. Antaranya, tidak membawa kelengkapan surat seperti Surat Izin Mengemudi (SIM) maupun Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK). Ada pula yang tidak mengenakan helm untuk pengendara R2 ataupun safety belt (sabuk pengaman) bagi pengendara R4.

Lewat razia itu, polisi juga menciduk pengendara yang menggunakan telepon genggam saat berkendara. Padahal, selama ini Polres Bontang telah melakukan sosialisasi bagaimana cara berkendara dengan aman. Tentu saja, kata dia, penggunaan telepon genggam dapat mengganggu konsentrasi dan menyebabkan lakalantas.

“Mengendarai R4 maupun R2 sambil pakai HP (hand phone) juga kita tilang. Karena baik mengendarai R2, R4, maupun R6 sambil menelepon, akan mengurangi tingkat konsentrasi di jalan dan akan menambah risiko kecelakaan,” urainya.

Bagaimanapun, kata dia, keamanan dan keselamatan warga Bontang saat berkendara adalah hal penting. “Pengendara di jalan, tidak peduli jarak harus tetap memerhatikan keselamatannya,” himbaunya.

Saat berkendara, ujarnya, pengendara R2 harus mengenakan helm dalam keadaan terpasang talinya. Sementara pengendara R4, R6, R10 wajib menggunakan sabuk pengaman. Selain itu, membawa seluruh kelengkapan surat dan mematuhi segala rambu lalu lintas.   

“Keselamatan nomor satu. Tidak usah ugal-ugalan di jalan. Karena kalau sudah kecelakaan, akhirnya yang rugi kita sendiri,” pungkasnya. (*/pre) 

loading...

BACA JUGA

Rabu, 02 September 2015 20:59

Air Laut Masuk Sungai Sangatta

<p style="text-align: justify;">SANGATTA &ndash;&nbsp;Kemarau panjang yang terjadi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers