MANAGED BY:
SENIN
17 FEBRUARI
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

BONTANG

Minggu, 04 Oktober 2015 18:59
Progres Bandara Bontang Sudah 75 Persen, Runway Ditarget 2016
MEGAPROYEK: Pembangunan bandara perintis di Bontang Lestari akan segera direalisasikan. (Pretty/Bontang Post)

PROKAL.CO,

BONTANG - Pembangunan bandara perintis di Bontang telah mencapai 75 persen. Setelah membebaskan 12 hektare lahan dari total 92 hektare yang akan dipergunakan, sisa pembebasan lahan pun diprediksi dapat terealisasi 2016 mendatang.

"Kalau untuk bandara, sudah sekitar 75 persen dari total progres yang ditargetkan. Dari 92 hektare yang akan digunakan, 12 hektare telah digarap menjadi jalan. Sisanya, masih proses inventarisir," jelas Noorhayati, Kabag Pemerintahan Pemkot Bontang, sabtu (3/10)  kemarin.

Kata dia, sisa pembebasan lahan bandara tersebut, akan digunakan untuk membangun runway untuk jalan pesawat. Sementara, 12 hektare lahan, telah digunakan sebagai akses jalan yang digarap oleh Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informatika (Dishubkominfo) Bontang.

Pembebasan lahan bandara, lanjut dia, diakui terdapat kendala. Karena, beberapa pemilik lahan, berdomisili di luar Bontang. Sehingga, butuh waktu untuk mendapatkan persetujuan pemilik lahan saat melakukan proses inventarisasi.

"Tapi kendala apapun itu, komitmen pemerintah membangun bandara tetap sama. Karena itu pula, apprasial harus dilelang. Sementara kendala itu saja," ungkapnya.

Dia juga mengatakan, saat ini pembebasan lahan sudah dilimpahkan ke pemkot. Berbeda dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN).

"Prinsipnya, semua tetap berjalan. Kemudahannya, karena pemprov sudah melimpahkan ke pemkot. Tinggal menunggu dari BPN, apakah juga dilimpahkan atau tidak, kami masih menunggu," tandasnya.

sebelumnya, wakil wali kota, H Isro Umarghani mengakui, bandara perintis di Nyerakat Kiri, Kelurahan Bontang Lestari diproyeksikan mengalami pengembangan dari tipe ATR 42-500 menjadi tipe ATR 42-700. Hal itu sebagai proyeksi masa depan, ketika target awal terpenuhi.

Isro menjelaskan, proyeksi tersebut memang telah ada saat ini. Karena dia tak menampik, kemungkinan terjadi desakan pengembangan berdasarkan situasi riil. Seperti intensitas permintaan penggunaan jasa bandara.

Untuk mengubah rencana pembangunan saat ini, lanjut dia, terletak pada perubahan landasan pacu pesawat.

Diwartakan, pengerasan jalan utama menuju Bandara Bontang di kawasan Kelurahan Bontang Lestari, sedang dalam pengerjaan. Megaproyek Pemkot Bontang yang ditangani Dishubkominfo itu diperkirakan menghabiskan anggaran lebih dari Rp 3,3 miliar menggunakan duit yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Bontang 2015.

Proyek itu dilaksanakan selama 120 hari kalender, dengan kontraktor pelaksana adalah PT Hasanah Jaya dan konsultan pengawasnya PT Megaplan Indoraya Esa. Jika bandara ini terbangun, akan memberikan multiplier effect pada semua aspek, baik dari segi ekonomi, sosial, budaya, maupun infrastruktur, hingga pariwisata. (in)


BACA JUGA

Rabu, 02 September 2015 20:59

Air Laut Masuk Sungai Sangatta

<p style="text-align: justify;">SANGATTA &ndash;&nbsp;Kemarau panjang yang terjadi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers