MANAGED BY:
SABTU
25 JANUARI
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

BONTANG

Senin, 05 Oktober 2015 18:07
Hari Rabu Kegiatan Belajar Mengajar Ponpes Hidayatullah Aktif Kembali

Paska Kebakaran Yang Menghanguskan Asrama Putra

MENGENANG: Sembari memberikan bantuan, kepala Dissosnaker Bontang Abdu Safa Muha (dua dari kanan) didampingi Kabid Sosial Sahabuddin (kanan), berbincang seputar kondisi awal Ponpes Hidayatullah di masa silam.(PRETTY/BONTANG POST)

PROKAL.CO,

BONTANG - Kondisi Pondok Pesantren (Ponpes) Hidayatullah sepi. Sebagian santri tinggal di ruang sementara, sedangkan lainnya mengungsi di lantai dua gedung belajar. Hingga Minggu (4/10) kemarin, bala bantuan terus bergulir.

Musibah kebakaran Sabtu (3/10) pukul 05.00 Wita lalu telah menghanguskan asrama putra Ponpes Hidayatullah Bontang. Akibatnya, para santri diungsikan. Rencananya, beberapa bulan ke depan akan dibangun asrama sementara di beranda Masjid Ar-Riyadh. Diharapkan, Rabu (7/10) mendatang, kegiatan belajar-mengajar di ponpes sudah kembali aktif.

Atas kejadian itu, Pemkot Bontang melalui Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (Dissosnaker) Bontang memberikan sejumlah bantuan ke pengurus ponpes. Kepala Dissosnaker Bontang, Abdu Safa Muha mengatakan, kebakaran itu murni musibah. Tidak ada unsur kesengajaan atau apapun sama sekali.

“Supaya masyarakat tidak juga melahirkan fitnah macam-macam. Apalagi, (sekarang) akses di dunia maya membuat masyarakat melahirkan beragam fitnah. Saya selaku penanggung jawab Dissosnaker, ingin meluruskan bahwa ini adalah murni musibah,” kata Safa Muha, Minggu (4/10) kemarin, di sela-sela berdialog dengan pengurus ponpes.

Mengenai asrama yang hangus, Pemkot Bontang akan membangunkan gedung. “Sesuai arahan Pak Wali kemarin (Sabtu, Red.). Ada pembicaraan antara wali kota, anggota DPRD, termasuk ketua yayasan, untuk pembangunan fisiknya,” ungkapnya.

Hingga kemarin, sejumlah bantuan telah berdatangan dari masyarakat, perusahaan, hingga pemerintah. Dissosnaker Bontang pun memberikan sembako. (Selengkapnya, silakan lihat infografis.)

“Jika ada masyarakat yang tergetar hatinya, agar memberikan bantuan. Agar meringankan beban orang tua dan anak yang menimba ilmu di sini (Ponpes Hidayatullah),” iimbaunya.

JADI PR

Kebakaran di asrama putra diduga akibat korsleting. Ke depannya, PLN didesak lebih memerhatikan instalasi listrik demi keamanan masyarakat.

Kepala Dissosnaker, Abdu Safa Muha mengatakan, untungnya dari 159 santri, tidak ada satupun korban jiwa. Kendati demikian, ke depannya, banyak hal harus diperhatikan oleh berbagai pihak. Mengingat, kedua musibah diduga akibat korsleting atau hubungan arus pendek.

 “Kalau masalah PR (pekerjaan rumah), justru bukan saya bebankan ke pesantren (Ponpes Hidayatullah, Red.), tapi ke PLN,” tukasnya.

Dia mendesak PLN, agar saat pemasangan instalasi listrik ataupun penambahan daya, memerhatikan keselamatan masyarakat. Yakni, memerhatikan perangkatnya, kabel, dan daya tahannya. 

“Tiap ada penambahan daya, baik masyarakat ataupun kelompok masyarakat yang bernaung di bawah yayasan, atau apa, sebaiknya harus dicek instalasinya atau kabelnya,” sarannya. (*/pre)

BANTUAN DITERIMA

Nama                         Total Bantuan

Hamba Allah              Rp 450 ribu

Umi Jumiansyah        Rp 50 ribu

Fahmi                         Rp 500 ribu

Yahya                          Rp 10 ribu

Hamba Allah              Pakaian bekas

Hamba Allah              Rp 25 ribu

PT Badak LNG           Konsumsi 150 nasi kotak

Surya Madya              Rp 1,25 juta

Sirajay                        Rp 100 ribu

Sudarman                  Pakaian, 1 kotak air, 2 kardus mi

M Fathur Rachman   Rp 1 juta

Rahmad Budiman     Rp 200 ribu

Hamba Allah              Rp 250 ribu

H Nami Sakduer        Rp 1 juta

Suharyoso                  Handuk dan sarung

Alumni Smanda ’01   Rp 2 Juta

Dissosnaker               10 terpal

                                    700 kaleng sarden

                                    35 kardus mi instan

                                    35 karung beras 25 kg

                                    140 bungkus minyak goreng

Catatan: Hingga Minggu (4/10) pukul 14.00 Wita

loading...

BACA JUGA

Jumat, 24 Januari 2020 22:42

Pembangunan BCM Tunggu Amdal

Peletakan batu pertama pembangunan BCM sudah berlalu hampir tiga bulan,…

Jumat, 24 Januari 2020 22:40

Parkir Sembarangan, Ban Dikempeskan

BONTANG - Penataan titik-titik parkir di tepi jalan bakal dilakukan…

Jumat, 24 Januari 2020 22:37

Struktur Rendah, Jalan Kerap Tergenang

ADIEL KUNDHARA/KP BONTANG - Warga RT 26, Kelurahan Bontang Baru…

Kamis, 23 Januari 2020 09:55

NAH KAN..!! Seragam Sekolah Gratis Ternyata Bermasalah

Pengadaan seragam sekolah oleh Pemkot Bontang, sudah terealisasi. Namun, ukurannya…

Kamis, 23 Januari 2020 09:53

Sektor Parkir Belum Maksimal

BONTANG–Sektor parkir menjadi salah satu penyumbang pendapatan asli daerah. Wujudnya…

Kamis, 23 Januari 2020 09:52

PARAH..!! Pintu Rumah Jadi Loket Sabu

BONTANG–Praktik penjualan barang haram berupa sabu-sabu semakin bervariasi. Salah satunya…

Selasa, 21 Januari 2020 11:44

Titik Nol Tol Samarinda-Bontang Masih Rahasia

DOK/KP Proses pembangunan tol Samarinda-Bontang masih menunggu keputusan Presiden Joko…

Selasa, 21 Januari 2020 11:35

Tak Kuat Menanjak, Truk Mundur, Hantam Mobil di Belakangnya

Truk tidak kuat menanjak di jalan poros Samarinda-Bontang, tepatnya di…

Selasa, 21 Januari 2020 11:35

Barang Bukti Truk Kecelakaan

Truk tidak kuat menanjak di jalan poros Samarinda-Bontang, tepatnya di…

Selasa, 21 Januari 2020 11:34

Aneh Juga, Proyek Sudah Selesai Tapi Jumlah Lapak Belum Diketahui

BONTANG - Bangunan Pasar Rawa Indah telah rampung dikerjakan oleh…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers