MANAGED BY:
SENIN
18 NOVEMBER
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

ZETIZEN

Selasa, 01 November 2016 00:09
Sekolah Minggu Agama Hindu
Halaman Zetizen Bontang Post. (FOTO-FOTO: PRETTY/BONTANG POST)

PROKAL.CO, BONTANG - Mengenakan pakaian adat bali atau pakaian sembahyang yang biasanya dikenakan umat Hindu. Yerp, siswa-siswi SMA/SMK dari enam sekolah mengikuti sekolah pada saat hari libur, Minggu (30/10) lalu. Di antaranya: SMA Negeri 1 Bontang, SMA Negeri 2 Bontang, SMA Yayasan Pendidikan Vidya Dahana Patra (YPVDP), SMK Putra Bangsa, dan SMAN 1 Teluk Pandan. Kalau ditotal jumlahnya ada 19 orang. Tema minggu kali ini adalah pakaian sembahyang, biasanya mereka juga mengenakan pakaian olahraga. Lalu melakukan yoga dan meditasi.

Mereka belajar di Pasraman Widya Buana, yang rumah juga ibadah di Pura Buana Agung. Ada beragam tingkatan, yakni kelas X, XI, dan XII SMA/SMK se-Bontang. Biasanya, mereka akan praktik Yoga Asanas. Kali ini berbeda karena disubtitusi.

Selain sekolah Minggu, mereka juga dapat materi agama Hindu di kelas masing-masing. Ni Made Adnyani, guru yang mengajar agama Hindu mengatakan, sekolah Minggu dilakukan saat bertepatan dengan hari suci. Namanya Tilem atau Purnama. Nah, saat itu materi pembelajaran mereka disesuaikan tema Raina. Yakni disesuaikan dengan hari suci tersebut.  

Nuansa Bali begitu kentara saat mengikuti kelas agama Hindu, Minggu (30/10) kemarin. Tahu kan kebiasaan di Bali, setiap Purnama atau Tilem, anak sekolah dan orang-orang akan mengenakan baju adat.

“Boleh kami tiru kebiasaan baik seperti itu. Mengenakan baju adat seperti pakaian sembahyang. Itu juga kebiasaaan baik. Ada rasa kesan berbeda. Anak-anak juga menjadi antusias. Nilai budaya ada, spriritual juga ada,” tutur Made.

Sudah tampil cantik dan tampan, seluruh siswa membaca kitab. Atau istilahnya chanting. Di antaranya Guru Stotram, Guru Paduka Stotram, dan Gita Dhyanam. Juga, membaca Bhagavad Gita. Sebanyak tiga sloka siswa-siswi hafalkan Minggu (30/10) lalu. Artinya, mereka melakukan yoga, tepatnya Jnana Yoga. Tidak selesai, sesi kelas ditutup dengan meditasi. Yerp! Well done!

Sudah tahu kan kalau Indonesia terdiri dari beragam suku, agama, dan budaya. Dan kesemuanya justru memperkaya keelokan negeri kita. Salah seorang siswa SMA Negeri 1 Bontang I Gusti Ngurah Dhias Vidathya mengatakan, dirinya sudah mendapat pelajaran agama Hindu sejak duduk di bangku sekolah dasar (SD) di SDN 008 Bontang Utara.

Kata siswa kelas XII IPA 5 ini, biasanya setiap minggu pembelajaran agama Hindu dimulai dengan yoga, tepatnya pukul 07.30 Wita. Jam segitu Dhias sudah bangun pagi bergegas menuju Pasraman Widya Buana.

“Setelah itu ada kegiatan pembiasaan, berdoa, chanting atau membaca ayat, membaca Bhagavad Gita. Terus meditasi,” terang Dhias.

Well, selain itu mereka juga belajar bahasa Sanskerta. Kamu bisa? “Ujiannya berupa CBT (computer-based test) juga ada. Kalau bahasa Sanskerta saya belum begitu bisa, makanya belajar,” tutup dia.

I Komang Ratna, siswi penganut Hindu satu ini justru sudah belajar agama Hindu sejak masih TK. Saat SMA ini, kata Komang, selain ada pelajaran di kelas juga ada pelajaran tiap Minggu. Bahkan, setiap pukul 12.00 Wita, Komang masuk ke ruang agama untuk belajar di sana.

“Ada sesi di mana setiap jam istirahat pergi ke ruang agama untuk pembiasaan. Tapi kadang enggak bisa karena guru agama Hindu kami hanya satu dan mendapat kelas di sekolah lain. Tapi sejauh ini tetap menyenangkan,” tutur kapten tim basket SMAN 1 Bontang itu. (pre)


BACA JUGA

Jumat, 04 September 2015 21:03

Dualisme KNPI Ancam Anggaran

<p style="text-align: justify;"><strong>BONTANG</strong> - Dualisme kepemimpinan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*