MANAGED BY:
SELASA
21 JANUARI
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN
Selasa, 06 Oktober 2015 16:27
Pelayanan RSUD Dikeluhkan

Komisi I DPRD Gelar Sidak, Pertanyakan Uang Jaminan BPJS

TINJAU: Komisi I DPRD Bontang saat meninjau pelayanan RSUD Taman Husada Bontang, Senin (5/10) kemarin.(HMS)

PROKAL.CO,

BONTANG - Komisi I DPRD Bontang melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Taman Husada Bontang,  Senin (5/10) kemarin.  Langkah itu diambil setelah Komisi I menerima banyak keluhan terkait pelayanan rumah sakit pelat merah itu. 

Rombongan Komisi I yang hadir dalam Sidak tersebut diantaranya, Bilher Hutahaean,  Muslimin, Setiyoko Waluyo,  dan Yanri Dasa.

Anggota Komisi I Setiyoko mengungkapkan bahwa pihaknya menerima berbagai keluhan terkait pelayanan rumah sakit.  Salah satunya pelayanan yang terkesan lamban.
"Masyarakat mengeluhkan karena mereka terlalu lama mengantre, " ujar Setiyoko.

Selain itu, sambungnya, Komisi I juga menerima laporan bahwa pada saat melayani pasien yang masuk ke Unit Gawat Darurat (UGD), ada masyarakat yang tidak ditangani sebelum menyelesaikan persoalan administrasi,  atau menyerahkan uang jaminan lebih dulu .

" Namun setelah kami klarifikasi dengan pihak rumah sakit, ternyata hal ini tidak benar.  Sebab pihak rumah sakit mengatakan memprioritaskan pelayanan bagi masyarakat yang segera membutuhkan pertolongan, " jelasnya. 

Persoalan lain yang menjadi sorotan Komisi I, sambung Setiyoko adalah tingginya penderita Demam Berdarah Dengue (DBD).  Hal ini dibuktikan saat pihaknya meninjau kamar pasien di RS tersebut.

"Kami sempat mendatangi salah satu ruangan.  Ternyata,  dari 20 pasien di ruangan itu,  5 orang di antaranya adalah penderita DBD, " ungkap Politis PAN ini.

Katanya kondisi ini tak bisa dibiarkan,  Pemkot melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Bontang diminta melakukan kerja konkret untuk meminimalisir penyakit yang bisa mematikan itu.
"Bulan lalu ada anak di Lhoktuan yang meninggal karena DBD,  ini tidak bisa dibiarkan,  harus dilakukan kegiatan nyata agar peristiwa itu tak terulang, " tegasnya.

Tak sampai disitu,  keluhan lain yang disampaikan masyarakat adalah soal pelayanan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. 

"Sejak Jamkesda beralih ke BPJS,  masyarakat mengeluh,  karena ada beberapa item pengobatan yang tidak ditanggung secara penuh.  Misalnya, ibu melahirkan butuh stagen agen, harganya Rp 800 ribu, sementara yang ditanggung BPJS hanya Rp 300 ribu.  Terkait ini akan kami tanyakan ke BPJS, " katanya.

Ditambahkan Muslimin,  salah satu hal yang dikeluhkan masyarakat adalah terkait migrasi BPJS yang terkesan belum siap.  Pasalnya, ada beberapa masyarakat yang mengadu bahwa proses migrasi masih carut marut.

" Ada yang lapor bahwa dia sebagai kepala keluarga terdaftar tapi anak dan isterinya tidak masuk di BPJS,  hal ini membuat masyarakat bingung, " katanya.  Hal lain, ungkap Muslim,  masyarakat merasa keberatan karena harus menyetor uang jaminan.  Hal ini dirasa cukup memberatkan masyarakat, terutama bagi warga tak mampu. 

" Kami tanya ke pihak RS ternyata kebijakan untuk menyetor uang jaminan itu dari BPJS,  sebab itu akan kami klarifikasi ke BPJS dan hal ini memang cukup memberatkan masyarakat, " katanya.

Hal senada juga disampaikan Wakil Ketua Komisi I Sulhan,  dia berharap agar RS Taman Husada dapat lebih meningkatkan kecepatan dalam pelayanan.  Pasalnya ini menjadi salah satu keluhan masyarakat.

" Saat teman-teman di Komisi I meninjau memang tidak ada antrean panjang.  Dan kita berharap kondisi tetap seperti itu.  Dan memang benar ada keluhan masyarakat yang mengatakan kalau masuk UGD harus beri uang jaminan baru ditangani,  namun laporan ini tidak terbukti dan kami harapkan jangan sampai terjadi karena pelayanan kepada masyarakat adalah hal utama, " tuturnya.  (hd/adv)


BACA JUGA

Jumat, 04 September 2015 20:50

MAN Bontang Gelar Workshop Pendampingan Sekolah Adiwiyata

<p style="text-align: justify;"><strong>BONTANG</strong> - Dalam rangka…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers