MANAGED BY:
MINGGU
17 NOVEMBER
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

ZETIZEN

Kamis, 03 November 2016 01:25
Teriakkan Ayo Gemar Baca!

21 Mading Karya Siswa Smansa

FOTO-FOTO: ISTIMEWA PENULIS: ANANDA PUTRI AISYAH STUDENT OF JOURNALISM/SMA NEGERI 1 BONTANG

PROKAL.CO, BONTANG - Kalian suka membaca? Baca sudah jadi hobi dan kebutuhan kalian? Atau masih harus dipaksa? FYI, Indonesia ada di peringkat ke-60 dunia dalam hal kesadaran membaca. Makanya, pemerintah saat ini getol menggalakkan Gerakan Literasi Sekolah (GLS). Tujuannya, agar generasi muda gemar membaca.

Nah, implikasi dari GLS ini juga digalakkan oleh sekolah di Kota Taman. Salah satunya SMA Negeri 1 Bontang atau Smansa. Lewat pengadaan beberapa lomba, guna menghidupkan semangat siswa dalam membaca. Yakni lewat Lomba Majalah Dinding 3 Dimensi (Mading 3D). Lomba ini diikuti seluruh kelas di Smansa. Total 21 kelas. Jadi ada 21 mading 3D. Kebayang betapa penuh warnanya Smansa, Selasa (1/11) kemarin.

Nyatanya, seluruh siswa antusias banget ikut Lomba Mading 3D. Tiap kelas menampilkan mading hasil kreasi masing-masing. Tampilannya juga luar biasa. Konsep yang mereka angkat pun beragam. Ada yang terinspirasi dari karakter remaja zaman sekarang, yang cenderung hedon dan condong westernisasi. Ada pula tema manfaat buku sebagai jendela dunia, dengan buku dunia serasa ada dalam jangkauan. Termasuk otak beku tanpa buku juga ada.

Beberapa juri penilai bahkan sampai bingung memutuskan siapa bakal menang. Pssst, bakal ada tiga kelas pemenang. Kelas mana ya?

Mading 3D ciptaan siswa Kelas XI MIPA 4 mengusung tema; ‘Menggalakkan Gerakan Literasi di Smansa’. Elok Suryaningtyas dan Ainun Rezkiva Arif, keduanya angkat bicara terkait mading yang kelas mereka tampilkan. Kata mereka, tema adalah hasil pengembangan dari yang sudah ditetapkan.

“Kami pilih tema itu karena panitia menentukan temanya tentang GLS itu sendiri. Jadi kami hanya mengembangkan tema yang sudah ada,” tutur Elok -- sapaan Elok Suryaningtyas—saat diwawancarai.

Nah, persiapannya sendiri mereka buat sejak 29 Oktober lalu. Tepatnya, sehari setelah penetapan panitia lomba. Menurut panitia, seluruh peserta sudah bisa bersiap mengkreasikan mading pada 28 Oktober. Hingga 1 November, karya sudah siap dilombakan.  Elok mengatakan, proyek pengerjaannya melibatkan seluruh siswa Kelas XI MIPA 4. Masalah biaya, enggak merogoh kocek yang dalam banget. Bahkan less dari Rp 100 ribu.

“Soalnya kami melibatkan seluruh teman sekelas. Jadi tidak ada satu anak pun yang tidak mengambil andil,” papar Ainun.

Mengambil konsep Kota Bontang, 32 siswa totalitas membuat mading 3D mereka. Dalam mading, tergambar gedung perpustakaan, yang diadopsi dari Gedung Perpustakaan Smansa. Pun ada maskot ‘Ayo Membaca’ sebagai ajakan untuk membaca. Ada juga Tugu ‘Selamat Datang di Kota Bontang’. ditambah obor PT Badak, gambaran khas Bontang sebagai kawasan industri berbasis migas dan kondensat.

“Ciri khas Bontang kami bubuhkan dalam mading kami. Maksudnya adalah, optimisme Bontang menjadi kota cerdas dan kota kreatif. Lalu, ada jalan menanjak di pinggir mading, maksudnya adalah jalan menuju kesuksesan harus dilalui dari bawah. Sampai akhirnya menuju puncak kesuksesan,” pungkas Ainun. (*/ai/suju/pre)  


BACA JUGA

Jumat, 04 September 2015 21:03

Dualisme KNPI Ancam Anggaran

<p style="text-align: justify;"><strong>BONTANG</strong> - Dualisme kepemimpinan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*